alexametrics
31.8 C
Surakarta
Sunday, 25 September 2022

Persis Solo U-14 Jadi Runner-Up EPA 2022

JAKARTA – Tren positif Persis Solo U-14 di ajang Elite Pro Academy (EPA) 2022, kandas pada laga pamungkas. Di partai final, Laskar Sambernyawa Muda kalah 1-3 kontra Dewa United di Lapangan Pulo Mas, Jakarta, Kamis (22/9).

“Pertama saya memohon maaf kepada masyarakat Solo yang sudah mendukung kami. Maaf belum bisa memberikan yang terbaik,” ungkap Pelatih Persis U-14 Winaryo kepada Jawa Pos Radar Solo usai pertandingan.

Ini jelas jadi kekalahan perdana dan satu-satunya Persis U-14 di kompetisi ini. Di semifinal (29/9), tim ini sukses menumbangkan Persib Bandung U-14 (1-0). Di babak penyisihan, dari lima laga yang dijalani di grup B, Persis U-14 sukses meraih empat kali kemenangan. Yakni saat bertemu Persija Jakarta U-14 (1-0), Persik Kediri U-14 (1-0), PSIS Sleman U-14 (2-0), dan Arema FC U-14 (2-0). Persis hanya sekali gagal meraih poin penuh kalah bersua PSS Sleman (1-1).

“Untuk pertandingan kali ini (kalah di final). Anak-anak sudah berusaha secara maksimal, tetapi hasil berkata lain. Inilah sepak bola,” tutur Naryo.

Di partai puncak, sejatinya Persis U-14 sudha menerjunkan pemain andalannya. Mulai dari Dhanet (pg), M. Khisnulloh, Rizky Dwi, Barra I, dan Fardan F. Beberapa pemain lainnya seperti Mirza Ukail, M. Rafael, Rasya Habibi, M. Gibran, Dimas Agung, serta Adhitya Pasha. Mereka semua berasal dari Kota Solo dan sekitarnya.

Persis sejatinya cukup ngotot untuk memenangkan pertandingan untuk bisa jadi juara. Bahkan saat laga baru berjalan satu menit, Persis sudah unggul cepat lewat aksi Mirza Ukail. Sayang setelah itu gawang Dhanet diberondong para pemain Dewa United. Mierza cetak brace (7’, 45’), ditambah gol dari kaki Girly di menit ke-15’.

“Lagi-lagi, kami bikin gol cepat di babak pertama. Setelah itu, kami kebalas karena anak-anak tidak konsentrasi pada saat menjaga lawan,” tambahnya.

Dia mengakui sejatinya dari sisi permainan anak didiknya sudah bermain cukup baik, namun sepertinya Dewi Fortuna belum ada di kubu Persis di laga ini.

“Penguasaan permainan sejatinya hampir sama dengan sebelum-sebelumnya. Cuma anak-anak kurang fokus saja. Catatan dari sisi teknis tentunya masih banyak. Inilah yang harus diperbaiki secara individu maupun tim. Kami harus lebih kerja keras lagi. Supaya tahun depan kami jauh lebih baik,” harapnya.

Direktur Teknik Akademi Dewa United FC, Kas Hartadi menyambut baik timnya. “Saya pastinya mengucapkan selamat kepada tim Dewa United FC U-14 yang langsung menjadi juara di tahun pertama mengikuti ajang ini. Tentunya saya berharap tim ini bisa terus dipertahankan untuk turnamen selanjutnya tahun depan,” ujar pelatih asal Solo tersebut.  (nis/nik)

JAKARTA – Tren positif Persis Solo U-14 di ajang Elite Pro Academy (EPA) 2022, kandas pada laga pamungkas. Di partai final, Laskar Sambernyawa Muda kalah 1-3 kontra Dewa United di Lapangan Pulo Mas, Jakarta, Kamis (22/9).

“Pertama saya memohon maaf kepada masyarakat Solo yang sudah mendukung kami. Maaf belum bisa memberikan yang terbaik,” ungkap Pelatih Persis U-14 Winaryo kepada Jawa Pos Radar Solo usai pertandingan.

Ini jelas jadi kekalahan perdana dan satu-satunya Persis U-14 di kompetisi ini. Di semifinal (29/9), tim ini sukses menumbangkan Persib Bandung U-14 (1-0). Di babak penyisihan, dari lima laga yang dijalani di grup B, Persis U-14 sukses meraih empat kali kemenangan. Yakni saat bertemu Persija Jakarta U-14 (1-0), Persik Kediri U-14 (1-0), PSIS Sleman U-14 (2-0), dan Arema FC U-14 (2-0). Persis hanya sekali gagal meraih poin penuh kalah bersua PSS Sleman (1-1).

“Untuk pertandingan kali ini (kalah di final). Anak-anak sudah berusaha secara maksimal, tetapi hasil berkata lain. Inilah sepak bola,” tutur Naryo.

Di partai puncak, sejatinya Persis U-14 sudha menerjunkan pemain andalannya. Mulai dari Dhanet (pg), M. Khisnulloh, Rizky Dwi, Barra I, dan Fardan F. Beberapa pemain lainnya seperti Mirza Ukail, M. Rafael, Rasya Habibi, M. Gibran, Dimas Agung, serta Adhitya Pasha. Mereka semua berasal dari Kota Solo dan sekitarnya.

Persis sejatinya cukup ngotot untuk memenangkan pertandingan untuk bisa jadi juara. Bahkan saat laga baru berjalan satu menit, Persis sudah unggul cepat lewat aksi Mirza Ukail. Sayang setelah itu gawang Dhanet diberondong para pemain Dewa United. Mierza cetak brace (7’, 45’), ditambah gol dari kaki Girly di menit ke-15’.

“Lagi-lagi, kami bikin gol cepat di babak pertama. Setelah itu, kami kebalas karena anak-anak tidak konsentrasi pada saat menjaga lawan,” tambahnya.

Dia mengakui sejatinya dari sisi permainan anak didiknya sudah bermain cukup baik, namun sepertinya Dewi Fortuna belum ada di kubu Persis di laga ini.

“Penguasaan permainan sejatinya hampir sama dengan sebelum-sebelumnya. Cuma anak-anak kurang fokus saja. Catatan dari sisi teknis tentunya masih banyak. Inilah yang harus diperbaiki secara individu maupun tim. Kami harus lebih kerja keras lagi. Supaya tahun depan kami jauh lebih baik,” harapnya.

Direktur Teknik Akademi Dewa United FC, Kas Hartadi menyambut baik timnya. “Saya pastinya mengucapkan selamat kepada tim Dewa United FC U-14 yang langsung menjadi juara di tahun pertama mengikuti ajang ini. Tentunya saya berharap tim ini bisa terus dipertahankan untuk turnamen selanjutnya tahun depan,” ujar pelatih asal Solo tersebut.  (nis/nik)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/