25 C
Surakarta
Sunday, 4 December 2022

Pelatih Persis Solo Punya Sedikit Masukan Buat Timnas

RADARSOLO.ID – Asisten Pelatih Persis Solo Rasiman mengakui sering muncul benturan kepentingan timnas dan kepentingan klub. Khususnya saat banyak pemain dipanggil timnas. TC yang Panjang dijalani timnas, terkadang membuat klub tak bisa memainkan pemainnya di sebuah pertandingan resmi.

“Buat saya, support kami ke timnas itu final. Tapi how to manage it yang menjadi big question untuk semua insan sepak bola di Indonesia. Dari tahun ke tahun belum mengalami kemajuan. Karena masih bergelut dengan persoalan yang sama,” ungkap Rasiman.

Faktor nonteknis bisa menghambat perkembangan klub sepak bola tanah air. Rasiman sendiri pernah mengalami hal ini ketika menahkodai Madura United, 2019 silam. Kala itu, beberapa pemainnya dipanggil timnas. Risiko cedera dan kelelahan sangat tinggi bagi pemain lainnya. Beberapa pemain akhirnya harus absen di beberapa match. Ini membuat penampilan klub jadi terpuruk.

“Jadi jangan salah persepsi kalau para pelatih tidak mendukung timnas, itu keliru besar. Kami semua tahu muaranya harus ke timnas,” tegasnya.

Dia hanya mengakui, rasanya masih belum ada clue yang tepat. Khususnya soal bagaimana mengintegrasikan antara kepentingan timnas dan klub. Ketika timnas bertanding, beberapa pemain terbaik dari beberapa klub pasti diambil. Tentunya klub akan dirugikan secara performa, khususnya teknikal area ketika kompetisi berjalan. Itu yang perlu dimengerti oleh semuanya pihak.

“Kalau kali ini mungkin sedikit bisa dimaklumi. Saya tidak bisa menyalahkan timnas karena awalnya kompetisi akan mengalami masa jeda di Desember karena aka nada Piala AFF. Sebetulnya sudah terantisipasi. Namun karena ada tragedi Kanjuruhan, semua jadwal harus ter-setting ulang,” pungkasnya.

Sementara itu kiper utama Persis Solo M. Riyandi ikut dipanggil TC timnas di Bali, mulai 28 November mendatang. TC kali ini dijalani untuk persiapan Timnas Indonesia terjun di ajang Piala AFF 2022, yang akan digelar pada Stadion Patriot, 23 Desember hingga 16 Januari. (nis/nik)

Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2022

KIPER: Muhammad Riyandi, Nadeo Arga Winata, Syahrul Trisna
BEK: Asnawi Mangkualam, Elkan Baggott, Jordi Amat, Sandy Walsh, Fachruddin Aryanto, Rizky Ridho, Muhammad Ferarri, Pratama Arhan, Hansamu Yama, Andy Setyo, Edo Febriansyah
TENGAH: Marc Klok, Syahrian Abimanyu, Marselino Ferdinan, Rachmat Irianto, Ricky Kambuaya, Dzaky Asraf, Yakob Sayuri, Witan Sulaeman, Egy Maulana Vikri, Saddil Ramdani,
DEPAN: Dimas Drajad, Muhammad Rafli, Dendy Sulistyawan, Ramadhan Sananta

RADARSOLO.ID – Asisten Pelatih Persis Solo Rasiman mengakui sering muncul benturan kepentingan timnas dan kepentingan klub. Khususnya saat banyak pemain dipanggil timnas. TC yang Panjang dijalani timnas, terkadang membuat klub tak bisa memainkan pemainnya di sebuah pertandingan resmi.

“Buat saya, support kami ke timnas itu final. Tapi how to manage it yang menjadi big question untuk semua insan sepak bola di Indonesia. Dari tahun ke tahun belum mengalami kemajuan. Karena masih bergelut dengan persoalan yang sama,” ungkap Rasiman.

Faktor nonteknis bisa menghambat perkembangan klub sepak bola tanah air. Rasiman sendiri pernah mengalami hal ini ketika menahkodai Madura United, 2019 silam. Kala itu, beberapa pemainnya dipanggil timnas. Risiko cedera dan kelelahan sangat tinggi bagi pemain lainnya. Beberapa pemain akhirnya harus absen di beberapa match. Ini membuat penampilan klub jadi terpuruk.

“Jadi jangan salah persepsi kalau para pelatih tidak mendukung timnas, itu keliru besar. Kami semua tahu muaranya harus ke timnas,” tegasnya.

Dia hanya mengakui, rasanya masih belum ada clue yang tepat. Khususnya soal bagaimana mengintegrasikan antara kepentingan timnas dan klub. Ketika timnas bertanding, beberapa pemain terbaik dari beberapa klub pasti diambil. Tentunya klub akan dirugikan secara performa, khususnya teknikal area ketika kompetisi berjalan. Itu yang perlu dimengerti oleh semuanya pihak.

“Kalau kali ini mungkin sedikit bisa dimaklumi. Saya tidak bisa menyalahkan timnas karena awalnya kompetisi akan mengalami masa jeda di Desember karena aka nada Piala AFF. Sebetulnya sudah terantisipasi. Namun karena ada tragedi Kanjuruhan, semua jadwal harus ter-setting ulang,” pungkasnya.

Sementara itu kiper utama Persis Solo M. Riyandi ikut dipanggil TC timnas di Bali, mulai 28 November mendatang. TC kali ini dijalani untuk persiapan Timnas Indonesia terjun di ajang Piala AFF 2022, yang akan digelar pada Stadion Patriot, 23 Desember hingga 16 Januari. (nis/nik)

Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2022

KIPER: Muhammad Riyandi, Nadeo Arga Winata, Syahrul Trisna
BEK: Asnawi Mangkualam, Elkan Baggott, Jordi Amat, Sandy Walsh, Fachruddin Aryanto, Rizky Ridho, Muhammad Ferarri, Pratama Arhan, Hansamu Yama, Andy Setyo, Edo Febriansyah
TENGAH: Marc Klok, Syahrian Abimanyu, Marselino Ferdinan, Rachmat Irianto, Ricky Kambuaya, Dzaky Asraf, Yakob Sayuri, Witan Sulaeman, Egy Maulana Vikri, Saddil Ramdani,
DEPAN: Dimas Drajad, Muhammad Rafli, Dendy Sulistyawan, Ramadhan Sananta

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/