23.7 C
Surakarta
Saturday, 28 January 2023

Kebobolan 5 Gol Melawan Persebaya, Tak Semuanya Salah Gianluca

RADARSOLO.ID – Lima gol Persebaya Surabaya yang bersarang di gawang Persis Solo membuat publik bertanya-tanya. Dalam laga uji coba di Stadion Manahan ini (26/11), gawang dijaga oleh Gianluca Pandeynuwu. Performanya tentu jadi tersorot, karena Persis kalah 1-5 di laga ini.

Jadi lumbung gol lawan, sejatinya merupakan akumulasi kesalahan beberapa pihak. Tidak bisa ditunjuk ke satu sosok saja. Pos bek tengah, hingga gelandang juga harus ikut kena sentil. Harapannya agar kejadian mudahnya gawang Persis kebobolan, tidak menular hingga ke laga lanjutan kompetisi Liga 1 nanti.

Asisten Pelatih Laskar Sambernyawa –julukan Persis Solo- Rasiman sependapat. Dia menegaskan tidak adil jika semua kebobolan dilimpahkan ke Gianluca. Ini karena Persis bermain sebagai sebuah tim, bukan perseorangan.

“Tidak ada dalam sepak bola itu single mistake, pasti akkumulation of mistake. Begitu juga dalam gol. Jadi tidak bisa lah kami salahkan satu atau dua orang saja. Yang kebobolan itu tim, bukan Gianluca,” tegas Rasiman kepada Jawa Pos Radar Solo.

Namun Rasiman tak mau tutup mata. Tentu tim kepelatihan dan para pelapis Persis akan melakukan evaluasi. Termasuk untuk kiper berumur 25 tahun tersebut. Dia digadang-gadang jadi kiper utama selama M Riyandi bergabung dengan timnas untuk persiapan Piala AFF.

“Gianluca memang baru bermain satu game di Liga 1 (2022/2023). Artinya ini kesempatan yang bagus untuk memberikan dia jam terbang,” beber Rasiman.

Memang bukan hal mudah bagi seorang pemain jika lama tidak jadi starter, dan mendapatkan tanggung jawab untuk jadi pilihan utama dalam sebuah pertandingan.

“Dia baru diberi kesempatan satu game. Mudah-mudahan dengan perjalanan waktu, dia pasti akan membaik performanya,” ujar Rasiman.

Gianluca bergabung dengan Persis di musim ini. Sayang kiper utama Borneo FC musim lalu tersebut kalah dari M Riyandi. Gianluca lebih sering duduk di bangku cadangan.

Di ajang pramusim Piala Presiden 2022, dari empat laga yang dijalani Persis, dia hanya masin sekali. tepatnya saat melawan PSS Sleman (11/6).

Sementara dalam 11 laga Liga 1 2022/2023 yang sudah dijalani Laskar Sambernyawa, Gianluca baru main sekali. Yakni di laga terakhir melawan PSM Makassar, 29 September lalu.

Gianluca lebih sering bermain saat Persis jalani uji coba. Seperti saat menang melawan klub liga Singapura Tanjong Pagar United (5-2) di Johor Malaysia (16/11), dia juga diberi kepercayaan bermain full time. (nis/nik)

RADARSOLO.ID – Lima gol Persebaya Surabaya yang bersarang di gawang Persis Solo membuat publik bertanya-tanya. Dalam laga uji coba di Stadion Manahan ini (26/11), gawang dijaga oleh Gianluca Pandeynuwu. Performanya tentu jadi tersorot, karena Persis kalah 1-5 di laga ini.

Jadi lumbung gol lawan, sejatinya merupakan akumulasi kesalahan beberapa pihak. Tidak bisa ditunjuk ke satu sosok saja. Pos bek tengah, hingga gelandang juga harus ikut kena sentil. Harapannya agar kejadian mudahnya gawang Persis kebobolan, tidak menular hingga ke laga lanjutan kompetisi Liga 1 nanti.

Asisten Pelatih Laskar Sambernyawa –julukan Persis Solo- Rasiman sependapat. Dia menegaskan tidak adil jika semua kebobolan dilimpahkan ke Gianluca. Ini karena Persis bermain sebagai sebuah tim, bukan perseorangan.

“Tidak ada dalam sepak bola itu single mistake, pasti akkumulation of mistake. Begitu juga dalam gol. Jadi tidak bisa lah kami salahkan satu atau dua orang saja. Yang kebobolan itu tim, bukan Gianluca,” tegas Rasiman kepada Jawa Pos Radar Solo.

Namun Rasiman tak mau tutup mata. Tentu tim kepelatihan dan para pelapis Persis akan melakukan evaluasi. Termasuk untuk kiper berumur 25 tahun tersebut. Dia digadang-gadang jadi kiper utama selama M Riyandi bergabung dengan timnas untuk persiapan Piala AFF.

“Gianluca memang baru bermain satu game di Liga 1 (2022/2023). Artinya ini kesempatan yang bagus untuk memberikan dia jam terbang,” beber Rasiman.

Memang bukan hal mudah bagi seorang pemain jika lama tidak jadi starter, dan mendapatkan tanggung jawab untuk jadi pilihan utama dalam sebuah pertandingan.

“Dia baru diberi kesempatan satu game. Mudah-mudahan dengan perjalanan waktu, dia pasti akan membaik performanya,” ujar Rasiman.

Gianluca bergabung dengan Persis di musim ini. Sayang kiper utama Borneo FC musim lalu tersebut kalah dari M Riyandi. Gianluca lebih sering duduk di bangku cadangan.

Di ajang pramusim Piala Presiden 2022, dari empat laga yang dijalani Persis, dia hanya masin sekali. tepatnya saat melawan PSS Sleman (11/6).

Sementara dalam 11 laga Liga 1 2022/2023 yang sudah dijalani Laskar Sambernyawa, Gianluca baru main sekali. Yakni di laga terakhir melawan PSM Makassar, 29 September lalu.

Gianluca lebih sering bermain saat Persis jalani uji coba. Seperti saat menang melawan klub liga Singapura Tanjong Pagar United (5-2) di Johor Malaysia (16/11), dia juga diberi kepercayaan bermain full time. (nis/nik)

Populer

Berita Terbaru

spot_img