“Waktunya telah tiba untuk mengucapkan selamat tinggal. Di akhir perjalanan ini saya ingin menyampaikan bahwa saya merasa terhormat menjadi Direktur Teknik Persis Solo,” tulis mantan pelatih AC Milan Academy tersebut.
Dia juga menyebutkan bahwa jadi sebuah kebanggaan bisa bergabung dengan Persis Solo. Terlebih tahun lalu Persis sukses menjadi juara Liga 2 2021, dan berhasil meraih tiket promosi ke Liga 1 yang sudah bertahun-tahun sangat damba-dambakan masyarakat Kota Solo.
“Pada tahun 2023, klub merayakan 100 tahun keberadaannya. Persis maju dengan tradisi besar, mencapai sejarah dan potensi besar untuk masa depan yang cerah dan sukses juga. Bersama dengan kepemimpinan muda dan ambisius serta diikuti oleh pendukung yang luar biasa bersemangat, Persis Solo akan memenangkan banyak trofi di tahun-tahun mendatang,” tuturnya.
Pelatih asal Serbia yang sempat jadi pelatih kepala Pelita Jaya (2009-2010) dan Persisam Putra Samarinda (2012) tersebut mengakui setahun jadi keluarga besar Persis Solo, dia mengakui respons masyarakat Solo atas keberadaannya disambut dengan cukup hangat.
“Kepada masyarakat Solo yang hangat, baik dan ramah. Terima kasih banyak atas keramahan anda. Rasanya sangat menyenangkan menjadi tetangga anda selama 1 tahun. Salam Hormat,” ucapnya.
Ketika dimintai konfirmasi soal status Misha Radovic saat ini di tim Persis Solo, manajemen belum mau buka suara. “Nanti akan kami umumkan di akun media sosial kami,” terang Media Officer Persis Solo Bryan Barcelona. (nik) Editor : Niko auglandy