Keputusan mundurnya Persiwi tak terlalu mengejutkan publik bola di Jateng. Maklum dalam lanjutan kompetisi yang kembali bergulir, 12 Desember kemarin, sudah ada empat klub yang mundur. Mulai dari Persebi Boyolali, Bintang Timur FC Pekalongan, Ebod Jaya Kebumen, serta Perinka FC.
Keempat klub itu, termasuk Persiwi tidak hadir dalam lanjutan kompetisi dengan sistem home tournament. Dipusatkan di tiga kota, yakni Semarang, Kudus, dan Pekalongan. Bisa jadi, jumlah klub yang lempar handuk kian bertambah.
“Nggih leres (ya benar). Kami sudah mengirim surat pengunduran diri dari kompetisi Liga 3 Zona Jateng, per hari ini (kemarin). Kami kirim lewat operator Liga 3,” ungkap Sekretaris Asosiassi Kabupaten (Askab) PSSI Wonogiri Sih Giyono, Rabu (14/12).
Dijadwalkan, Laskar Gajah Mungkur –julukan Persiwi Wonogiri – akan menghadapi Unsa FC, hari ini. Disusul meladeni Persika Karanganyar, Minggu (18/12). Ketiga tim ini bersaing di Grup I, yang dipusatkan di Stadion Citarum semarang.
“Alasannya (mundur), karena kompetisi dihentikan dalam waktu yang tidak menentu. Sponsor kami mundur. Pemain bubar, karena kami sudah tidak bisa membayar gaji,” terang Giyono.
Mundurnya Persiwi, Giyono berharap tidak ada sanksi. “Tidak terkena sanksi saja sudah terima kasih. Kalau kena sanksi, mau bayar pakai apa? Dana saja Rp 0,” ujarnya. (nis/fer/dam) Editor : Damianus Bram