Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

On This Day 9 Februari 2000: Pasoepati Resmi Berdiri

Niko auglandy • Kamis, 9 Februari 2023 | 17:41 WIB
Photo
Photo
RADARSOLO.ID - Pasoepati adalah komunitas suporter asal Kota Solo yang berdiri pada 9 Februari 2000. Pembentukan komunitas ini digelar di Griya Reka Grupe Mayor, Jalan Kolonel Sugiyono 37, Solo. Kini lokasinya dikenal publik Kota Bengawan sebagai Museum Titik Nol Pasoepati.

Ada banyak tokoh yang ikut mendirikan Pasoepati, 2000 silam. Mulai dari Arno Suparno, Bambang Eko S, Bimo Putranto, Dencis, Deny Susanto, Donny, Dwi, Hariyanto, Iwan Budi Prasetyo, Maeda Daneswara, Mashadi “Pete”, Mayor Haristanto, Rio, Siswanto, Sukimo, Sukirno, Supriyadi “Ateng”, Suwandi, Suwarmin, Tommy, hingga Wawan.

Awalnya Pasoepati berdiri untuk mendukung klub Pelita Solo. Jadi tak salah jika nama kepanjangan Pasoepati awalnya adalah Pasukan Soeporter Pelita Sejati. Namun pada 2002 Pelita pindah dari Solo, dan kepanjangan Pasoepati jadi ikut berubah. Yakni jadi Pasukan Soeporter Paling Sejati.

Setelah Pelita tak lagi ber-homebase di Kota Solo, Pasoepati ganti dukung klub asal Jakarta lainnya yang gantian ngungsi ke Solo, yakni Persijatim Jakarta Timur (2003-2004). Kala itu tim ini akhirnya bertransformasi ganti nama jadi Persijatim Solo FC setelah memutuskan homebase di Stadion Manahan. Namun hanya dua musim tim ini bermarkas di Kota Bengawan, Persijatim juga hengkang. Klub ini pindah ke Pelembang, dan setelah itu ganti nama jadi Sriwijaya FC.

Pasoepati akhirnya mulai 2005 hingga hari ini mengikrarkan diri mendukung penuh klub asli asal Kota Solo, yakni Persis Solo. Tapi selain Persis, Pelita, dan Persijatim, Pasoepati juga pernah mendukung satu klub lainnya, yakni Solo FC yang terjun di ajang LPI musim 2010. (nik/bun) Editor : Niko auglandy
#persis solo #On This Day #pasoepati