Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Resmi, Persis Solo Klarifikasi Keterlambatan Bayar Gaji Pemain, Ternyata Karena Masalah Ini

Mannisa Elfira • Jumat, 5 September 2025 | 20:10 WIB

LINCAH: Bek Persis Solo Giovani Numberi dijegal pemain Madura United dalam laga lanjutan Super League di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Sabtu (10/8)
LINCAH: Bek Persis Solo Giovani Numberi dijegal pemain Madura United dalam laga lanjutan Super League di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Sabtu (10/8)

RADARSOLO.COM – Manajemen Persis Solo akhirnya angkat bicara soal isu keterlambatan bahkan dugaan penunggakan gaji pemain yang sempat mengguncang media sosial.

Dalam pernyataan resminya, manajemen menyampaikan permohonan maaf kepada suporter atas kegaduhan yang terjadi.

“Manajemen Persis memahami kerisauan dari para suporter dan memohon maaf atas kegaduhan yang terjadi belakangan ini,” ucap manajemen Persis Solo.

Baca Juga: Ini Klarifikasi Manajemen Persis Solo Soal Isu Penunggakan Gaji Pemain, Suporter: “Pie Sis Cair Urung?”

Rumor tersebut diakui memang terjadi. Manajemen menjelaskan, keterlambatan pemenuhan hak pemain disebabkan oleh kurang tertibnya penerimaan hak PT Persis Solo Saestu (PSS) dari pihak-pihak yang memiliki kewajiban sesuai jadwal.

“Situasi ini berada di luar kendali klub, namun tetap menjadi tanggung jawab manajemen untuk menyelesaikannya,” lanjut pernyataan itu.

Baca Juga: Waduh, Persis Solo Diterpa Isu Menunggak Gaji Pemain

Meski begitu, manajemen menegaskan telah menjalin komunikasi intens dengan mitra, pihak internal, maupun eksternal agar persoalan segera terselesaikan.

“Persis berkomitmen penuh untuk segera menuntaskan seluruh kewajiban kepada pihak-pihak yang terdampak, khususnya para pemain,” tegas Laskar Sambernyawa.

Baca Juga: Drama Rumit Pemain Asing di Persis Solo: Cedera, Disanksi FIFA, Performa Banjir Cibiran, hingga Perekrutan Panik

Di tengah situasi ini, komunikasi dengan pemain terus dibangun. Tujuannya, memastikan kondisi tetap jelas dan menjaga semangat tim agar tetap fokus di lapangan.

Manajemen juga menekankan bahwa Persis Solo berbeda dengan sebagian besar klub Indonesia.

“Penting ditegaskan bahwa Persis Solo adalah sebuah perusahaan bisnis. Segala kebutuhan PT PSS maupun tim Persis dijalankan melalui mekanisme keuangan perusahaan dengan perputaran yang murni berbasis lini bisnis,” jelasnya.

“Hal ini membedakan tata kelola Persis dengan sebagian besar klub Indonesia lainnya yang umumnya masih mengandalkan sokongan langsung dari owner atau donatur,” tambah mereka.

Di akhir pernyataannya, Persis Solo kembali meminta maaf atas kendala yang terjadi. Manajemen juga mengajak seluruh elemen suporter untuk terus memberikan dukungan.

“Dukungan tersebut sangat berarti agar klub dapat segera melewati tantangan ini dan kembali berada pada jalur terbaiknya,” tuturnya.

Sejauh ini, Persis Solo baru sekali menggelar laga kandang di Stadion Manahan, yakni kontra Persija Jakarta pada 16 Agustus lalu. Dari empat pertandingan yang sudah dimainkan, tiga lainnya dijalani di markas lawan. (nis/nik)

Editor : Niko auglandy
#persis solo #penunggakan gaji #isu