RADARSOLO.COM – Duel klasik bertajuk Derby Mataram akan kembali tersaji akhir pekan ini. Persis Solo akan menjamu PSIM Jogja pada laga perdana mereka di Super League 2025/2026 (Liga 1).
Pertandingan yang akan digelar di Stadion Manahan, Sabtu (8/11/2025) itu dipastikan menjadi ajang pembuktian siapa yang terbaik di antara dua tim bertetangga tersebut.
Lebih dari sekadar laga derby, pertemuan ini juga menjadi ujian harga diri dan gengsi sejarah panjang kedua tim yang sama-sama memiliki basis suporter fanatik dan sejarah panjang di sepak bola Indonesia.
Secara statistik, kedua tim memiliki catatan head-to-head yang cukup berimbang. Dalam empat pertemuan terakhir, PSIM Jogja sedikit lebih unggul.
Mereka menang 1-0 atas Persis Solo pada laga terakhir di 15 November 2021, setelah bermain imbang 0-0 di Mandala Krida sebulan sebelumnya.
Namun, pada musim 2019, Persis justru dua kali menaklukkan PSIM—menang 2-1 di Manahan (16 Agustus 2019) dan 3-2 di Yogyakarta (21 Oktober 2019).
Sebelum Liga 1 dimulai kedua tim sempat bertemu dalam sebuah laga uji coba.
PSIM Jogja kalah 0-1 dari Persis Solo dalam latih tanding di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (19/7/2025).
PSIM Lebih Unggul di Atas Kertas
Menjelang laga panas ini, PSIM Jogja datang dengan modal yang lebih meyakinkan. Tim berjuluk Laskar Mataram itu berstatus sebagai juara Liga 2 musim 2024/2025, sekaligus kini menghuni peringkat ke-6 klasemen sementara Super League 2025/2026.
Dari 10 pertandingan, PSIM mencatat 5 kemenangan, 3 hasil imbang, dan hanya 2 kali kalah, mengoleksi 18 poin.
Sebaliknya, Persis Solo tengah terpuruk di papan bawah. Dari 18 peserta liga musim ini, tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu berada di posisi ke-17 dengan hanya 5 poin hasil dari 1 kemenangan, 2 seri, dan 7 kekalahan.
Lebih parah lagi, Persis tak pernah menang dalam sembilan laga terakhir, situasi yang kini menjadi mimpi buruk bagi tim asuhan Peter de Roo tersebut.
Tren Kontras Jelang Derby
Kondisi kedua tim menjelang Derby Mataram juga berbanding terbalik. Dalam lima laga terakhir, Persis Solo hanya mampu meraih satu hasil seri dan empat kekalahan:
- 2 Nov 2025 – Persebaya 2-1 Persis Solo (kalah)
- 27 Okt 2025 – Persib Bandung 2-0 Persis Solo (kalah)
- 20 Okt 2025 – Persis Solo 1-3 Malut United (kalah)
- 28 Sep 2025 – Persis Solo 2-2 Arema FC (seri)
- 22 Sep 2025 – Borneo FC 1-0 Persis Solo (kalah)
Sementara PSIM Jogja justru sedang dalam performa stabil:
- 31 Okt 2025 – PSIM 2-1 Persik Kediri (menang)
- 22 Okt 2025 – PSIM 2-0 Dewa United (menang)
- 17 Okt 2025 – Persita 4-0 PSIM (kalah)
- 27 Sep 2025 – PSM 0-0 PSIM (seri)
- 20 Sep 2025 – Bali United 1-3 PSIM (menang)
Dengan modal itu, PSIM jelas lebih diunggulkan. Namun, Derby Mataram selalu punya cerita sendiri.
Bermain di kandang sendiri, Persis dipastikan akan berjuang mati-matian untuk memutus tren buruk dan membayar kepercayaan para pendukungnya di Stadion Manahan. (nik)
Editor : Niko auglandy