Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Zona Degradasi Makin Mencekam! Persis Solo Terpuruk di Dasar Klasemen, Laga Lawan Bali United Jadi Penentu Nasib!

Niko auglandy • Sabtu, 22 November 2025 | 03:35 WIB
Jordy Tutuarima melakukan selebrasi usai cetak gol ke gawang PSBS Biak di Super League 2025/2026
Jordy Tutuarima melakukan selebrasi usai cetak gol ke gawang PSBS Biak di Super League 2025/2026

RADARSOLO.COM - Persaingan di papan bawah Super League 2025/2026 kian memanas setelah Padang sementara unggul atas tuan rumah Persijap Jepara. Situasi ini membuat tekanan di zona degradasi semakin mencekam, khususnya bagi Persis Solo yang kini berada di posisi juru kunci.

Laskar Sambernyawa saat ini menempati peringkat ke-18 dari 18 peserta liga dengan raihan enam poin dari 11 pertandingan. Catatan mereka musim ini masih jauh dari kata ideal—baru meraih satu kemenangan, tiga hasil seri, dan menelan tujuh kekalahan.

Laga pekan ke-13 menghadapi Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada 23 November mendatang pun menjadi ajang pembuktian sekaligus titik krusial dalam perjuangan keluar dari dasar klasemen. Performa Persis memang masih naik turun, dan hasilnya belum memuaskan pendukung setianya.

Meski begitu, ribuan Pasoepati, Surakartans, Ultras 1923, First Mangkoenagoro, hingga Garis Keras Sambernyawa tetap menunjukkan keyakinan bahwa kebangkitan masih mungkin terjadi. Keyakinan yang sama juga diusung para pemain.

Bek kiri Persis, Jordy Tutuarima, mengaku memanfaatkan jeda internasional untuk memperbaiki performanya jelang laga penting tersebut.

“Khususnya bagi saya sendiri, saya mempersiapkan dan memperbaiki apa yang menjadi kekurangan saya untuk laga melawan Bali nanti,” ujarnya.

Jordy memastikan kondisi skuad Persis menjelang pertandingan kontra Serdadu Tridatu dalam keadaan cukup baik. Intensitas latihan ditingkatkan demi mengejar ambisi mencuri poin di kandang lawan. Selain kebugaran, evaluasi taktik juga terus digenjot.

“Ketika jeda, kita berusaha memperbaiki fisik dan merubah sesuatu di taktik. Saya rasa kondisi kami membaik dan siap untuk laga besok dengan ambisi meraih tiga poin,” tegasnya.

Sementara itu, caretaker Persis Solo, Tithan Suryata, mengaku puas dengan persiapan tim. Meski demikian, ia harus menghadapi kenyataan bahwa dua pemain penting, Fuad Sule dan Kastaneer, diragukan tampil.

“Fuad Sule sudah tidak mengikuti latihan satu minggu ini karena masih menunggu hasil MRI. Kastaneer juga mengalami sedikit masalah hamstring usai pertandingan kemarin di fase kualifikasi Piala Dunia. Kemungkinan besar dia tidak berangkat ke Bali karena kondisinya kurang bugar,” jelas Tithan.

Tithan menekankan pentingnya fokus penuh dan penerapan evaluasi yang telah dilakukan selama jeda kompetisi.
“Kita harus siap mengantisipasi kekuatan lawan dan memanfaatkan kelemahan mereka sesuai yang kita latih,” tutupnya.

Dengan tekanan klasemen yang semakin berat, laga melawan Bali United bisa menjadi titik balik—atau justru titik terpuruk—bagi Persis Solo di musim yang penuh tantangan ini. (nik)

Editor : Niko auglandy
#persis solo #persijap #jordy tutuarima