RADARSOLO.COM - Garudayaksa FC kembali menunjukkan ketangguhannya di pentas Championship 2025/2026.
Bertandang ke Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Senin (24/11/2025), klub milik Presiden Prabowo Subianto itu sukses mencuri tiga poin setelah menundukkan PSPS Pekanbaru dengan skor tipis 1-0.
Gol semata wayang dicetak Agus Nova Wiantara pada menit ke-80. Golnya akhirnya menjadi pembeda di laga yang berlangsung keras ini.
Pertandingan berjalan tensi tinggi. Wasit harus mengeluarkan banyak kartu sepanjang laga, termasuk dua kartu merah untuk kubu Garudayaksa FC.
Ahmad Birrul Walidain diusir wasit pada menit ke-65, disusul Rudi N Rajak yang menerima kartu kuning kedua saat laga memasuki menit ke-90.
Sementara itu, PSPS Pekanbaru juga menerima dua kartu kuning masing-masing untuk Reyhan Firdaus (73’) dan Ilham Fathoni (89’).
Dari kubu Garudayaksa FC, Everton Nascimento de Mendonca dan Rudi N Rajak turut diganjar kartu kuning.
Pertandingan ini disaksikan 3.056 penonton atau sekitar 17 persen kapasitas stadion. Kemenangan ini makin mengukuhkan Garudayaksa FC sebagai salah satu tim paling stabil di Grup 1 Championship 2025/2026.
Klasemen Grup 1 Kian Menegangkan
Persaingan di Grup 1 Pegadaian Championship 2025/2026 semakin memanas. Garudayaksa FC masih tampil paling stabil dengan koleksi 27 poin dari 12 laga.
Tim ini tercatat meraih delapan kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya sekali kalah. Produktivitas gol mereka pun impresif, mencetak 27 gol dan hanya kebobolan 7 kali.
Di posisi kedua bercokol Adhyaksa FC Banten yang terus menempel ketat dengan raihan 23 poin. Dari 12 pertandingan, mereka mengantongi enam kemenangan, lima hasil seri, dan hanya satu kekalahan.
Dengan selisih empat poin dari pemuncak klasemen, peluang Adhyaksa FC masih sangat terbuka.
Sumsel United menempati posisi ketiga dengan 20 poin hasil dari enam kemenangan, dua seri, dan empat kekalahan. Sementara FC Bekasi City ada di urutan keempat dengan 16 poin dari 11 laga.
Persiraja Banda Aceh dan Persikad sama-sama mengumpulkan 15 poin, masing-masing berada di posisi kelima dan keenam.
Di bawah mereka, PSMS Medan dan PSPS Pekanbaru menempel ketat dengan raihan 14 poin.
Persaingan papan tengah hingga bawah tampak sengit, mengingat selisih poin antar tim tidak terlalu jauh.
Persekat Tegal berada di posisi kesembilan dengan 10 poin, sementara Sriwijaya FC harus bekerja ekstra keras untuk bangkit dari dasar klasemen.
Tim Laskar Wong Kito belum meraih satu kemenangan pun dan baru mengoleksi dua poin dari 11 laga—hasil dari dua kali imbang dan sembilan kekalahan. (nik)