Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

PSIS Semarang Akhiri Paceklik Kemenangan, Era Baru Jafri Sastra Dimulai

Niko auglandy • Selasa, 25 November 2025 | 02:51 WIB
Pelatih PSIS Semarang Jafri Sastra membersihkan wajah pemainnya saat laga melawan Persiba Balikpapan di Stadion Batakan, Balikpapan, Minggu (23/11) malam
Pelatih PSIS Semarang Jafri Sastra membersihkan wajah pemainnya saat laga melawan Persiba Balikpapan di Stadion Batakan, Balikpapan, Minggu (23/11) malam

RADARSOLO.COM - PSIS Semarang akhirnya bisa bernapas lega. Penantian panjang itu pecah di Stadion Batakan, Balikpapan, Minggu (23/11) malam. Laskar Mahesa Jenar meraih kemenangan perdana mereka di Pegadaian Super League 2025/26 setelah menekuk Persiba Balikpapan dengan skor tipis 1-0.

Gol tunggal yang menentukan hidup-matinya pertandingan lahir pada menit ke-69 lewat sepakan Doni Sormin. Sebuah gol yang terasa begitu mahal, mengingat PSIS sebelumnya melalui 11 laga tanpa satupun kemenangan.

Kemenangan ini terasa semakin spesial karena hadir tepat di momen debut pelatih anyar, Jafri Sastra. Pelatih asal Payakumbuh itu tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya.

“Semua karena izin Allah SWT kami bisa mendapatkan tiga poin di laga ini. Saya memberikan apresiasi sangat besar kepada semua pemain yang berjuang hingga laga usai,” ujar Jafri.

Meski demikian, Jafri mengingatkan pasukannya untuk tetap menjejak tanah. Ia menilai masih banyak kekurangan, terutama karena mayoritas skuad PSIS diisi para pemain muda.

“Masih banyak lawan yang levelnya di atas kami. Untuk kemenangan ini kami bersyukur, tetapi tidak perlu bereuforia. Kami harus bisa lebih baik lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Syiha Buddin mewakili para pemain juga mengungkapkan lega dan rasa terima kasih mendalam kepada pendukung setia Mahesa Jenar.

“Alhamdulillah, kami bisa membawa pulang tiga poin perdana ke Semarang. Kemenangan ini kami persembahkan untuk suporter yang selalu mendukung kami,” kata Syiha.

Tambahan tiga poin ini memang belum mengangkat PSIS dari dasar klasemen Grup 2 (Grup Timur). Namun setidaknya mereka kini mengoleksi lima poin—hanya terpaut satu angka dari Persipal FC yang berada di peringkat sembilan. Sedangkan di atasnya lagi, Persiku Kudus mengoleksi delapan angka dan mulai terjangkau.

Setelah kemenangan perdana ini, jalan panjang PSIS masih terhampar. Namun malam di Batakan itu menjadi titik mula kebangkitan yang selama ini mereka tunggu. (nik)

Editor : Niko auglandy
#championship #persiba balikpapan #liga 2 #psis semarang