RADARSOLO.COM – Pekanbaru FC membuka langkah manis di Liga Nusantara 2025/2026 (Liga 3). Bermain di Lapangan Kota Barat, Solo, Minggu (30/11), tim berjuluk Laskar Lancang Kuning menekuk Tri Brata Rafflesia FC dengan skor tipis 1-0.
Gol cepat tercipta ketika pertandingan baru berjalan tujuh menit. Ali Muhamad Ichsan menjadi aktor utama lewat sepakan kerasnya yang menghujam sisi kanan gawang dan membuat kiper lawan terpaku. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum meski tempo pertandingan berlangsung keras sejak awal.
Ketegangan makin memuncak di babak kedua. Wasit mengeluarkan kartu kuning bertubi-tubi kepada pemain Pekanbaru FC — masing-masing untuk Aidun Sastra Utami (22’), Elvateeh Varesia Akhada (45+4’), Suhendra Eka Saputra (73’), Prayoga Sanjaya (75’), dan Yogi Hermawan (89’). Sementara dari kubu Tri Brata Rafflesia FC, Doni Setiawan juga ikut mengoleksi kartu kuning pada menit ke-90.
Meski dibombardir tekanan dan gelombang serangan di penghujung laga, lini pertahanan Pekanbaru FC tampil disiplin hingga pertandingan berakhir. Skor 1-0 tak berubah dan memastikan tiga poin jadi milik Pekanbaru FC.
Kemenangan ini penting untuk menjaga asa Pekanbaru FC lolos dari fase grup dan mengirim sinyal bahwa mereka siap membuat kejutan di Liga Nusantara musim ini.
Klasemen Grup B Mulai Memanas
Grup B Liga Nusantara 2025 mulai menunjukkan persaingan awal setelah Pekanbaru FC mencatat kemenangan penting pada laga pembuka. Tim asal Riau itu sementara memimpin klasemen setelah mengamankan tiga poin penuh.
Pekanbaru FC berada di puncak klasemen dengan torehan tiga poin dari satu pertandingan, usai menang 1-0 pada laga perdana. Mereka menjadi satu-satunya tim di Grup B yang meraih kemenangan sejauh ini, sehingga berhak menempati posisi pertama dengan selisih gol +1.
Di posisi kedua, terdapat Tri Brata Rafflesia FC. Meski belum meraih poin, mereka masih unggul dari empat tim lain yang belum menjalani pertandingan. Tri Brata harus puas berada di peringkat ketiga setelah kalah 0-1 pada matchday pertama.
Empat tim lain—Perserang Serang, Persikota Kota Tangerang, Persitara Jakarta Utara, dan PSGC Ciamis—masih berada di papan tengah dan bawah tanpa poin maupun catatan pertandingan. Keempatnya baru akan memulai langkah di kompetisi dalam beberapa hari ke depan.
Komposisi sementara ini diprediksi akan berubah cepat mengingat seluruh tim masih memiliki peluang besar untuk bersaing di jalur lolos grup. Laga-laga selanjutnya diyakini akan berlangsung ketat, terutama karena Grup B dihuni tim-tim dengan sejarah panjang di sepak bola nasional. (nik)