RADARSOLO.COM - Komite Disiplin (Komdis) PSSI kembali mengumumkan daftar pelanggaran dan sanksi terbaru dalam kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Salah satu laga yang menyita perhatian adalah duel panas antara Madura United FC dan Persijap Jepara pada 9 November 2025.
Pertandingan tersebut berjalan keras dan memunculkan tiga kartu merah yang kini berbuntut hukuman tambahan bagi para pelakunya.
Pemain Madura United, Taufik Hidayat, menjadi sosok pertama yang disorot Komdis.
Dia dinyatakan melakukan pelanggaran dengan menghalangi peluang lawan mencetak gol hingga harus menerima kartu merah langsung dari wasit.
Atas insiden tersebut, Taufik dijatuhi sanksi larangan bermain satu pertandingan tambahan serta denda Rp 10.000.000.
Sementara itu, dua pemain Persijap Jepara tak luput dari jerat hukuman.
Dicky Kurniawan Arifin dikenakan sanksi setelah melakukan tekel keras yang dikategorikan pelanggaran serius hingga menyebabkan kartu merah langsung.
Komdis menjatuhkan larangan bermain dua pertandingan tambahan dan denda Rp 10.000.000.
Nama lainnya, Zahran Rizki Alamsah, juga harus menepi lebih lama. Ia disebut bertindak kasar dengan penggunaan tubuh berlebihan terhadap pemain lawan yang berujung kartu merah langsung.
Sama seperti Dicky, Zahran diganjar larangan bermain dua pertandingan tambahan dan denda Rp 10.000.000.
Rangkaian hukuman ini menjadi catatan penting bagi kedua klub agar lebih menekankan kontrol emosi dan menjaga sportivitas pemain di lapangan.
Komdis menegaskan, keputusan ini menjadi bagian dari upaya menciptakan kompetisi yang berkualitas, aman, dan fair play bagi seluruh peserta liga. (nik)
Editor : Niko auglandy