RADARSOLO.COM — Persaingan BRI Super League 2025/2026 semakin panas seiring bergulirnya pekan ke-16. Borneo FC Samarinda masih nyaman bertengger di puncak klasemen dengan koleksi 37 poin, hasil dari 12 kemenangan, satu kali imbang, dan tiga kekalahan.
Pesut Etam tampil paling konsisten sejauh ini. Produktivitas mereka juga impresif dengan torehan 31 gol dan hanya kebobolan 14 kali.
Keunggulan itu membuat Borneo FC tetap sulit dikejar para rivalnya.
Di posisi kedua, Persija Jakarta terus memberi tekanan. Macan Kemayoran mengoleksi 35 poin, hanya terpaut dua angka dari Borneo FC.
Persija bahkan mencatatkan selisih gol terbaik di liga (+19), berkat agresivitas lini depan yang sudah mencetak 32 gol.
Persib Bandung menempel ketat di peringkat ketiga dengan 34 poin, meski baru memainkan 15 laga. Situasi ini membuat Maung Bandung masih menyimpan peluang besar untuk menyalip dua tim teratas.
Persaingan papan atas semakin semarak dengan kehadiran Malut United FC di posisi keempat (31 poin).
Sementara itu, Persebaya Surabaya dan Persita berbagi poin sama (25), meski Bajul Ijo unggul selisih gol dan berhak berada di peringkat kelima.
Di papan tengah, PSIM Yogyakarta dan Bali United FC masih menjaga asa menembus zona empat besar. Konsistensi menjadi kunci bagi kedua tim jika ingin terus merangsek ke papan atas.
Sementara itu, situasi di papan bawah semakin genting. PSBS Biak, Semen Padang FC, Persijap Jepara, dan Persis Solo masih terjebak di zona degradasi.
Persis Solo menjadi juru kunci dengan 7 poin dari 15 pertandingan, hasil satu kemenangan, empat imbang, dan sepuluh kekalahan.
Dengan kompetisi yang masih menyisakan banyak laga, peta persaingan juara dan degradasi dipastikan masih akan terus berubah. Setiap poin kini menjadi sangat berharga. (nik)