RADARSOLO.COM — Operator kompetisi I.League menegaskan kembali regulasi pemain asing pada Kompetisi BRI Super League 2025/2026 menyusul maraknya informasi simpang siur yang beredar di ruang publik.
I.League menekankan bahwa seluruh regulasi kompetisi, termasuk aturan pemain asing dan kewajiban pemain U23, sepenuhnya merupakan kewenangan PSSI sebagai otoritas sepak bola nasional.
Sementara itu, I.League bertugas menjalankan serta mengawasi implementasi regulasi tersebut selama kompetisi berlangsung.
Dalam regulasi resmi BRI Super League 2025/2026, setiap klub diperbolehkan mendaftarkan maksimal 11 pemain asing atau non-Warga Negara Indonesia (WNI), sebagaimana diatur dalam Pasal 12 ayat 2.
Tidak ada pembatasan kuota berdasarkan kewarganegaraan tertentu bagi pemain asing yang direkrut klub.
Di sisi lain, PSSI tetap mewajibkan klub memberi ruang bagi pemain muda nasional. Berdasarkan Pasal 44 ayat 3, setiap klub harus menurunkan minimal satu pemain U23 WNI dalam starting XI dengan durasi bermain sekurang-kurangnya 45 menit di setiap pertandingan.
Ketentuan teknis terkait pemain U23 diatur lebih rinci dalam Lampiran 4 Regulasi Kompetisi.
Untuk penggunaan pemain asing di lapangan, regulasi menyebutkan bahwa klub hanya boleh menurunkan maksimal tujuh pemain asing secara bersamaan.
Dari jumlah tersebut, tujuh pemain asing dapat masuk starting XI, sementara dua lainnya dapat didaftarkan sebagai pemain cadangan.
Namun, jumlah pemain asing yang bermain di lapangan tetap tidak boleh melebihi tujuh orang dalam satu waktu.
I.League menegaskan bahwa tanggung jawab penuh atas kepatuhan regulasi berada di tangan masing-masing klub.
Pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat berujung pada sanksi tegas, termasuk kekalahan dengan skor 0–3 sesuai regulasi yang ditetapkan PSSI.
Regulasi ini merupakan bagian dari kebijakan PSSI untuk menjaga keseimbangan antara peningkatan daya saing klub di level Asia dan komitmen terhadap pengembangan pemain lokal, khususnya pemain muda Indonesia.
I.League pun mengimbau seluruh klub peserta dan pemangku kepentingan sepak bola nasional untuk menjadikan regulasi resmi PSSI sebagai satu-satunya rujukan dalam pelaksanaan Kompetisi BRI Super League 2025/2026. (nik)
Editor : Niko auglandy