RADARSOLO.COM - Babak penyisihan Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 semakin memanas. Setelah empat pekan berjalan, dua laga tersisa di fase grup dipastikan bakal menyajikan tensi tinggi dan sarat drama penentuan nasib tim.
Hingga saat ini, baru dua tim yang benar-benar memastikan tiket ke babak 16 besar Liga 4 Jateng 2025/2026.
Sementara itu, persaingan di tujuh grup masih sangat terbuka dan berpotensi berubah hingga pertandingan terakhir.
Situasi ini membuat kompetisi kasta keempat sepak bola Jawa Tengah semakin menarik untuk disimak.
GRUP A:
Di Grup A, Persiharjo Sukoharjo masih memuncaki klasemen sementara dengan koleksi 10 poin.
Meski belum tersentuh kekalahan dari empat laga, Laskar Honggopati belum sepenuhnya aman.
Tiket ke babak 16 besar masih harus dipastikan di dua laga sisa yang akan dijalani semua klub.
Di bawah Persiharjo, PSIR Rembang terus membayangi dengan raihan 9 poin, disusul Persikaba Blora yang mengoleksi 4 poin dan masih memiliki peluang secara matematis.
Sementara itu, Safin Pati FC yang belum meraih satu poin berada di posisi paling sulit dan membutuhkan keajaiban untuk lolos.
Laga krusial akan tersaji saat Persiharjo Sukoharjo bertandang ke markas PSIR Rembang di Stadion Krida Rembang, Minggu (18/1/2026).
Pertandingan ini berpotensi menjadi penentu langkah kedua tim menuju babak 16 besar.
Bagi PSIR Rembang, kemenangan akan memastikan tiket lolos ke fase berikutnya. Namun misi tersebut tidak mudah.
Selain tekanan laga penentuan, PSIR juga mengusung misi revans setelah pada pertemuan putaran pertama di Stadion Gelora Merdeka, 3 Januari lalu, harus mengakui keunggulan Persiharjo dengan skor 1-3.
Duel kali ini diprediksi berlangsung panas. Tri Handoko dan kolega bertekad membalas kekalahan sekaligus menjaga asa lolos.
Di sisi lain, Persiharjo datang dengan kepercayaan diri tinggi. Skuad Laskar Honggopati diperkuat sejumlah pemain berpengalaman, di antaranya eks Persis Solo Dedi Cahyono Putri, Agung Prasetyo, serta sang kapten Bayu Yoga.
Ketiganya optimistis mampu membawa pulang tiga poin dari Rembang.
Dengan hanya menyisakan dua pekan, setiap poin kini menjadi sangat krusial. Satu kesalahan saja bisa mengubah peta persaingan Grup A secara drastis.
GRUP B
Persaingan Grup B Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 juga tak kalah ketat. Hingga memasuki dua laga terakhir babak penyisihan, belum ada satu pun tim yang benar-benar aman mengunci tiket ke babak 16 besar.
PSD Demak sementara memimpin klasemen dengan koleksi 10 poin hasil dari tiga kemenangan dan satu hasil imbang.
Meski tampil konsisten, peluang PSD Demak untuk lolos belum sepenuhnya tergenggam. Nasib mereka masih sangat bergantung pada hasil dua pertandingan sisa.
Di posisi berikutnya, PSIK Klaten membuntuti dengan 7 poin, disusul Revo Football Club yang mengoleksi 6 poin.
Kedua tim tersebut masih memiliki peluang besar untuk menyalip sekaligus mengamankan tempat di fase gugur.
Sementara itu, Wisesa FC berada dalam situasi paling sulit. Klub asal Semarang tersebut belum meraih satu poin pun setelah selalu menelan kekalahan dalam empat laga yang telah dijalani. Secara matematis, peluang Wisesa FC untuk lolos semakin menipis.
Peluang PSIK Klaten untuk melangkah ke babak 16 besar akan ditentukan melalui dua laga tandang krusial di Stadion Citarum, Semarang.
Laskar Harimau Merapi dijadwalkan menghadapi Wisesa FC pada 18 Januari 2026, sebelum bersua Revo FC pada 21 Januari 2026.
Secara statistik, PSIK Klaten di atas angin. Pada pertemuan putaran pertama di Stadion Trikoyo, PSIK Klaten tampil dominan dengan kemenangan telak 7-0 atas Wisesa FC (3/1) dan 5-0 kontra Revo FC (11/1).
Namun, sepak bola selalu menyimpan kejutan. Bermain di kandang lawan dan tekanan laga penentuan membuat segala kemungkinan masih terbuka.
Dua laga tersisa ini dipastikan menjadi penentu akhir peta persaingan Grup B Liga 4 Jateng 2025/2026.
GRUP C
Persaingan Grup C Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 mulai menemukan kejelasan.
Persipur Purwodadi memastikan diri menjadi tim pertama yang lolos ke babak 16 besar setelah tampil sempurna dengan empat kemenangan beruntun dari empat laga.
Raihan 12 poin membuat Persipur sudah aman dan tidak mungkin tergeser dari dua besar, bahkan jika klub yang kini berada di posisi ketiga mampu menyapu bersih dua laga tersisa.
Dominasi Persipur menjadikan dua pertandingan sisa di babak penyisihan hanya sebagai formalitas bagi tim berjuluk Laskar Petir tersebut.
Namun, situasi berbeda justru terjadi di bawahnya. Dua laga tersisa akan menjadi ajang persaingan ketat bagi tim-tim lain untuk memperebutkan satu tiket tersisa menuju babak 16 besar.
Saat ini, posisi kedua klasemen sementara ditempati Persebi Boyolali dengan koleksi 6 poin, hasil dari dua kemenangan dan dua kekalahan.
Meski masih berada di jalur aman, langkah Persebi sempat tersendat usai menelan kekalahan menyakitkan 2-5 di kandang sendiri dari Persipur Purwodadi pada pekan lalu.
Kekalahan tersebut jelas menjadi kerugian besar dalam perburuan tiket fase gugur.
Nasib Persebi Boyolali kini sepenuhnya akan ditentukan lewat dua laga tandang krusial.
Mereka dijadwalkan bertandang ke markas Bhayangkara Muda di Stadion Citarum pada 18 Januari 2026, sebelum menghadapi Mahesa Jenar Muda di Wisesa Soccer Field.
Secara catatan pertemuan, Persebi sebenarnya memiliki modal yang sangat baik.
Pada putaran pertama yang digelar di Stadion Kebogiro, Persebi tampil dominan dengan kemenangan telak 6-0 atas Bhayangkara Muda (3/1/2026) dan 5-0 kontra Mahesa Jenar Muda (11/1/2026).
Dua kemenangan besar tersebut seharusnya menjadi suntikan kepercayaan diri sekaligus acuan untuk kembali meraih hasil maksimal di laga kedua.
Kendati demikian, Persebi Boyolali kini harus menghadapi tantangan berbeda karena akan bermain sebagai tim tamu, dengan tekanan laga penentuan yang jauh lebih besar.
GRUP D
Persaingan babak penyisihan Grup D Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 masih berlangsung ketat dan penuh tensi.
Hingga memasuki pekan-pekan akhir penyisihan, Persitema Temanggung sementara memimpin klasemen dengan koleksi 5 poin.
Di bawah Persitema, PSIW Wonosobo membuntuti dengan 4 poin, sementara Slawi United berada di posisi ketiga dengan 1 poin.
Meski tertinggal, peluang Slawi United belum sepenuhnya tertutup lantaran mereka masih menyimpan dua laga sisa, lebih banyak dibanding dua pesaingnya.
Persitema Temanggung dan PSIW Wonosobo masing-masing hanya memiliki satu pertandingan tersisa di babak penyisihan.
Kondisi ini membuat peta persaingan dua besar yang berhak melaju ke babak 16 besar masih sangat terbuka dan berpotensi berubah hingga laga terakhir.
Dua pekan sisa di Grup D dipastikan akan berjalan semakin menegangkan, terutama dengan keterlibatan Slawi United yang akan menjadi penentu nasib dua tim di atasnya.
Slawi United dijadwalkan menjamu Persitema Temanggung di Stadion Tri Sanja, Slawi, pada Sabtu (18 Januari 2026).
Setelah itu, Slawi United kembali menjalani laga krusial dengan menghadapi PSIW Wonosobo di stadion yang sama pada Rabu (21 Januari 2026).
Dua pertandingan kandang ini menjadi kesempatan terakhir bagi Slawi United untuk menjaga asa lolos, sekaligus berpotensi mengubah komposisi dua besar Grup D di akhir fase penyisihan.
GRUP E
Persibas Banyumas benar-benar tampil superior di babak penyisihan Grup E Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026.
Dari empat pertandingan yang telah dijalani, Laskar Sudirman selalu meraih kemenangan dan mengoleksi 12 poin sempurna.
Dengan catatan tersebut, Persibas Banyumas dipastikan mengunci tiket ke babak 16 besar, meskipun fase penyisihan masih menyisakan dua pertandingan lagi.
Performa konsisten dan dominasi di setiap laga membuat Persibas tak terkejar oleh pesaing di bawahnya.
Berbanding terbalik, persaingan justru berlangsung sengit di bawah Persibas. Persibangga Purbalingga (7 poin) dan PSIP Pemalang (4 poin) masih harus berjibaku di dua laga sisa yang akan menentukan nasib mereka.
Dua pertandingan terakhir bak laga hidup-mati, karena kemenangan menjadi harga mati jika ingin menjaga peluang lolos ke babak 16 besar.
Meski demikian, kemenangan saja belum tentu cukup. Kedua tim juga wajib mencermati dinamika klasemen Grup E, termasuk selisih gol dan hasil pertandingan tim lain yang bisa memengaruhi posisi akhir.
Sementara itu, nasib kurang beruntung dialami PPSM Magelang. Dari empat pertandingan yang telah dijalani, Laskar Macan Tidur belum mampu meraih satu poin pun.
Situasi ini membuat PPSM berada di posisi juru kunci dan berada dalam kondisi yang sangat berat.
Dengan sisa laga yang ada, harapan PPSM Magelang untuk melaju ke fase berikutnya praktis sudah tertutup, dan fokus mereka kini lebih pada menutup kompetisi dengan hasil yang lebih terhormat.
GRUP F
Babak penyisihan Grup F Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 benar-benar berjalan menegangkan dan sarat drama.
Empat tim yang tergabung di grup ini masih memiliki peluang sama besar untuk melaju ke babak 16 besar. Selisih poin yang tipis membuat persaingan belum bisa diprediksi hingga laga terakhir.
Saat ini Persak Kebumen masih memimpin klasemen sementara dengan koleksi 7 poin, hasil dari dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Namun posisi tersebut sama sekali belum aman.
Di bawah Persak, Persik Kendal menempel ketat dengan 6 poin, disusul Persikama Kabupaten Magelang yang mengantongi 5 poin, serta Persibara Banjarnegara dengan 4 poin.
Empat tim ini masih berada dalam radius persaingan yang sangat rapat.
Dua pekan terakhir babak penyisihan yang akan digelar pada 18 dan 21 Januari 2026 dipastikan menjadi laga hidup-mati bagi seluruh kontestan Grup F.
Tidak ada ruang untuk kesalahan sekecil apa pun, karena satu hasil minor bisa langsung menjatuhkan peluang lolos.
Keempat tim dipastikan akan mengerahkan seluruh kemampuan terbaik demi mengamankan poin maksimal dan menjaga asa melangkah ke fase gugur.
Dengan situasi klasemen yang begitu ketat, drama hingga peluit akhir laga terakhir nyaris tak terhindarkan.
Kini tinggal menunggu jawaban di lapangan: siapa dua tim teratas Grup F yang berhak melaju ke babak 16 besar Liga 4 Jateng 2025/2026.
GRUP G
Drama dipastikan tersaji di dua pekan terakhir babak penyisihan Grup G Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026. Tiga tim yang menghuni grup G masih sama-sama memiliki peluang untuk melangkah ke babak 16 besar.
Saat ini Persibat Batang berada di posisi teratas dengan koleksi 6 poin. Sementara Wijayakusuma FC adalah Cilacap dan ISP Purworejo sama-sama menguntit dengan raihan 3 poin. Meski demikian, hanya dua tim terbaik yang berhak melaju ke fase berikutnya.
Persaingan dipastikan berjalan ketat karena masing-masing tim masih menyimpan peluang.
Persibat Batang dan ISP Purworejo hanya menyisakan satu laga krusial, yang sama-sama akan mempertemukan mereka dengan Wijayakusuma FC.
Di sisi lain, Wijayakusuma FC justru berada dalam posisi unik. Mereka masih memiliki dua laga sisa, sehingga peluang lolos terbuka lebar jika mampu menyapu bersih dua pertandingan tersebut dengan kemenangan.
Namun, sepak bola tak pernah bisa ditebak. Segala kemungkinan masih bisa terjadi di lapangan hijau. Hasil di setiap pertandingan akan sangat menentukan arah nasib ketiga tim di Grup G.
Laga-laga yang akan digelar pada 18 dan 21 Januari 2026 dipastikan menjadi penentu masa depan Persibat Batang, Wijayakusuma FC, dan ISP Purworejo.
Siapa yang mampu bertahan, dan siapa yang harus angkat koper lebih awal, semuanya akan terjawab di dua pekan penentuan ini. (nik)
Editor : Niko auglandy