RADARSOLO.COM – Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 (Liga 1) resmi dibuka dengan sajian laga-laga panas yang dipentaskan usai waktu berbuka puasa.
Penyesuaian jadwal dilakukan karena memasuki bulan Ramadan, sehingga seluruh pertandingan dimulai pukul 20.30 WIB, setelah para pemain sempat menjalani buka puasa hingga salat Tarawih.
Di Stadion Brawijaya Kediri, duel Persik Kediri kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC menjadi pembuka yang langsung menggebrak.
Laga berlangsung liar, berbalas gol, hingga akhirnya Macan Putih harus menyerah dramatis dengan skor 3–4.
Atmosfer pertandingan memanas sepanjang 90 menit, membuat duel ini menjadi salah satu laga paling atraktif di pekan Ramadan.
Sementara itu, Jakarta International Stadium juga tak kalah bergemuruh. Persija Jakarta memperlihatkan ketajamannya saat menjamu PSM Makassar.
Macan Kemayoran mengunci kemenangan 2–1 dan terus menempel ketat Persib Bandung di puncak klasemen.
Kemenangan ini menjadi penegas bahwa tim ibu kota masih berada di jalur perburuan gelar.
Di Padang, Semen Padang FC harus puas mengamankan satu poin setelah ditahan Malut United FC dengan skor 2–2 di Stadion H. Agus Salim.
Laga berjalan ketat, kedua tim saling serang dan sama-sama memiliki peluang emas untuk memastikan tiga poin, namun hingga peluit panjang, kedudukan tetap imbang.
Berakhirnya tiga laga di pekan 22 hari pertama ini langsung menggeser dinamika klasemen sementara.
Di papan atas, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Borneo FC masih menjadi penghuni tiga besar. Persib dan Persija kini sama-sama mengoleksi 47 poin, sedangkan Borneo FC membuntuti dengan 46 poin.
Di sektor tengah klasemen, persaingan tetap ketat dengan jarak poin yang rapat antara posisi lima hingga sepuluh.
Sementara di zona merah, PSBS Biak, Semen Padang FC, Persijap Jepara, dan Persis Solo belum beranjak dari tekanan.
Persis Solo masih berada di dasar klasemen dengan 12 poin, menghadapi tantangan berat untuk merangkak naik di sisa musim.
Pekan Ramadan ini dipastikan makin menarik karena tensi liga semakin mendidih, sementara jadwal malam hari memberikan warna baru bagi atmosfer pertandingan.
Laga-laga berikutnya dijamin bakal menyajikan drama seru, mengingat persaingan di papan atas hingga zona degradasi sudah memasuki fase krusial. (nik)