Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bupati Sukoharjo Pastikan Bantuan Beras CPP Tepat Sasaran, Pantau Langsung Proses Distribusi

Iwan Kawul
Penulis: Iwan Kawul❯
Bupati-Wabu Sukoharjo Etik Suryani-Eko Sapto memantau proses distribusi bantuan yang dilakukan Perum Bulog. Pemantauan dilakukan di Desa Telukan, Kecamatan Grogol, dan Desa Kepuh, Kecamatan Nguter.
Bupati-Wabu Sukoharjo Etik Suryani-Eko Sapto memantau proses distribusi bantuan yang dilakukan Perum Bulog. Pemantauan dilakukan di Desa Telukan, Kecamatan Grogol, dan Desa Kepuh, Kecamatan Nguter.

RADARSOLO.COM- Pemkab Sukoharjo memastikan tidak ada warga penerima manfaat yang terlewat dalam penyaluran bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk bulan Juni dan Juli 2025.


Advertisement

Bupati Sukoharjo Etik Suryani turun langsung ke lapangan memantau proses distribusi bantuan yang dilakukan oleh Perum Bulog sejak 18 Juli hingga 25 Juli 2025.

Pada Jumat (25/7/2025), Bupati Etik melakukan pantauan di dua titik, yakni Desa Telukan, Kecamatan Grogol, dan Desa Kepuh, Kecamatan Nguter.

Kegiatan serupa sebelumnya juga dilakukan di Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, dan Desa Ngombakan, Kecamatan Polokarto.

Advertisement

“Kami ingin memastikan bahwa bantuan benar-benar sampai kepada warga yang berhak. Ini bentuk tanggung jawab kami sebagai pemerintah,” tegas Etik di sela-sela pemantauan.

Bupati juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada sejumlah warga dan berdialog langsung untuk mendengar apakah penyaluran berjalan lancar dan tanpa kendala.

Langkah ini menurutnya penting untuk menjaga transparansi dan kepercayaan masyarakat.

Advertisement

Dalam program bantuan CPP, Kabupaten Sukoharjo mendapatkan kuota sebanyak 57.057 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 12 kecamatan.

Masing-masing KPM menerima 10 kilogram beras per bulan, sehingga untuk dua bulan bantuan yang disalurkan adalah 20 kilogram per keluarga.

“Beras yang disalurkan ini untuk bulan Juni dan Juli. Semoga bisa membantu meringankan kebutuhan pangan sehari-hari panjenengan semua,” kata bupati kepada para penerima.

Penyaluran dilakukan secara bertahap dan dikawal oleh perangkat desa serta petugas dari Bulog.

Pemerintah daerah juga membuka ruang aduan bagi masyarakat apabila ditemukan ketidaksesuaian di lapangan.

“Kita tidak ingin ada KPM yang tidak menerima bantuan. Kalau ada masalah, langsung laporkan. Pemerintah akan segera menindaklanjuti,” tegas Bupati.

Bupati Etik serahkan bantuan secara simbolis kepada warga dan berdialog langsung untuk mendengar apakah penyaluran CPP berjalan lancar dan tanpa kendala.
Bupati Etik serahkan bantuan secara simbolis kepada warga dan berdialog langsung untuk mendengar apakah penyaluran CPP berjalan lancar dan tanpa kendala.

Langkah Bupati Sukoharjo ini mendapat apresiasi dari warga yang merasa diperhatikan secara langsung oleh pimpinan daerah.

Selain memastikan distribusi tepat sasaran, kehadiran kepala daerah juga menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk tetap kuat di tengah berbagai tantangan ekonomi. (kwl)

Advertisement

Artikel Terkait

KPK Sisir Rumah Pejabat Hingga Sopir Eks Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya

KPK Sisir Rumah Pejabat Hingga Sopir Eks Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah sejumlah rumah pejabat aktif, mantan pejabat, hingga rumah mantan sopir keluarga mantan bupati Sukoharjo, Senin-Selasa (27-28/7).

Ruang Kerja Bupati Sukoharjo Etik Suryani Sudah Dibuka, Kenapa Ruangan Richard Tri Handoko Sengaja Tetap Disegel KPK?

Ruang Kerja Bupati Sukoharjo Etik Suryani Sudah Dibuka, Kenapa Ruangan Richard Tri Handoko Sengaja Tetap Disegel KPK?

KPK menggeledah kantor Bupati Sukoharjo Etik Suryani selama lima jam dan menyita tiga koper hitam besar berisi barang bukti tambahan

Pengakuan Bupati Suryani Etik Suryani Soal Tumpukan Uang dan Emas di Brankas, dari Mana? Bantah Ada Warisan Tradisi "Padakno Karo Bapak"

Pengakuan Bupati Suryani Etik Suryani Soal Tumpukan Uang dan Emas di Brankas, dari Mana? Bantah Ada Warisan Tradisi "Padakno Karo Bapak"

Keluar dari gedung KPK, Bupati Sukoharjo Etik Suryani buka-bukaan soal isi brankas emas dan uang. Ia bantah teruskan tradisi pemerasan sang suami

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer