Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perempuan Tertemper Kereta Api di Perlintasan Rel di Pucangsawit Solo

Antonius Christian
Penulis: Antonius Christian❯
TKP Seorang perempuan tak dikenal tewas setelah tertemper Kereta Api Malioboro Express di perlintasan rel wilayah RT 01 RW 11, Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Selasa (13/1) siang.
TKP Seorang perempuan tak dikenal tewas setelah tertemper Kereta Api Malioboro Express di perlintasan rel wilayah RT 01 RW 11, Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Selasa (13/1) siang.

RADARSOLO.COM – Kecelakaan lalu lintas kereta api kembali terjadi di wilayah Kota Solo. Seorang perempuan tak dikenal tewas setelah tertemper Kereta Api Malioboro Express di perlintasan rel wilayah RT 01 RW 11, Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Selasa (13/1) siang.


Advertisement

Kapolsek Jebres, Kompol Murtiyoko, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 13.10 WIB di jalur KA Solo Jebres–Palur.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, korban diduga menyebrang rel kereta api sambil menuntun sepeda.

“Korban diketahui menyebrang dari arah utara ke selatan sambil membawa sepeda kayuh. Pada saat bersamaan, dari arah barat melintas KA Malioboro Express jalur Solo Jebres–Palur, sehingga sepeda korban tertabrak dan korban terpental serta terseret,” jelas Kompol Murtiyoko kepada wartawan.

Advertisement

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Selanjutnya jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Dr Moewardi Solo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Kapolsek, hingga saat ini identitas korban masih belum diketahui.

“Saat dilakukan pengecekan di lokasi, korban tidak membawa identitas diri dan diduga bukan warga setempat,” ungkapnya.

Advertisement

Dalam peristiwa tersebut, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa sepeda gayung warna pink serta uang tunai sebesar Rp 258 ribu.

Barang bukti kini diamankan di Polsek Jebres untuk kepentingan penyelidikan.

Kompol Murtiyoko menambahkan, pihaknya telah meminta keterangan dari dua saksi di lokasi kejadian, yakni petugas dan petugas pengamanan PT KAI.

“Kami masih melakukan pendalaman dan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di perlintasan rel kereta api, serta selalu memastikan kondisi aman sebelum menyebrang,” pungkasnya. (atn/nik)

Advertisement

Artikel Terkait

Tabrak Lari Berujung Maut di Ngadirojo Wonogiri, Polisi Buru Pengemudi Gran Max

Tabrak Lari Berujung Maut di Ngadirojo Wonogiri, Polisi Buru Pengemudi Gran Max

Kecelakaan beruntun di Ngadirojo, Wonogiri, menewaskan pengendara Honda Tiger berusia 20 tahun. Polisi memburu pengemudi Daihatsu Gran Max yang diduga terlibat dan kabur meninggalkan lokasi kejadian.

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Sragen Kerahkan 66 Personel dan ETLE

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Sragen Kerahkan 66 Personel dan ETLE

Polres Sragen akan menggelar Operasi Patuh Candi 2026 selama 14 hari mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Laka Maut, Pengendara Motor asal Jebres Meninggal di Jalur Sragen–Solo

Laka Maut, Pengendara Motor asal Jebres Meninggal di Jalur Sragen–Solo

Warga Jebres, Solo meninggal usai alami kecelakaan maut di Jalan Solo-Sragen, Sidoharjo, Sragen, Rabu (21/10/2026) malam.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer