Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ramadan 2026: Kapolresta Solo Minta Ormas Tidak Main Sweeping, Ada Pelanggaran Laporkan Polisi!

Antonius Christian
Penulis: Antonius Christian❯

AI GENERATED/GEMINI
AI GENERATED/GEMINI


Advertisement

RADARSOLO.COM – Polresta Solo memperketat pengawasan di sejumlah titik strategis guna menjaga kondusivitas selama Ramadan 1447 Hijriah/2026. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi aksi sweeping sepihak oleh organisasi kemasyarakatan (ormas) yang berpotensi memicu gesekan sosial di Kota Bengawan.

Pengamanan dilakukan secara terpadu melalui sinergi antara Polri, TNI, dan Satpol PP. Patroli skala besar ditingkatkan pada jam-jam rawan, mulai dari malam hari hingga waktu sahur, dengan sasaran pusat keramaian, tempat hiburan malam, kafe, dan lokasi rawan gangguan kamtibmas lainnya.

Advertisement

“Kami bersama stakeholder terkait telah melaksanakan pengawasan terhadap tempat hiburan malam. Semua upaya ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa,” ujar Kapolresta Solo Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, Selasa (24/2).

Kapolresta menegaskan bahwa penegakan hukum sepenuhnya merupakan kewenangan aparat kepolisian. Pihaknya mengimbau seluruh elemen masyarakat, termasuk pengurus ormas, untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap tempat usaha tertentu.

Advertisement

Menurut Catur, praktik sweeping ilegal tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak citra Solo sebagai kota multikultural yang menjunjung tinggi toleransi.

“Jika ditemukan pelanggaran, segera lapor dan serahkan kepada aparat. Jangan ada tindakan sepihak. Kita ingin Ramadan berjalan penuh ketenangan bagi seluruh warga,” tegasnya.

Selain patroli keamanan, kepolisian juga mengintensifkan operasi pekat (penyakit masyarakat). Operasi ini menyasar peredaran minuman keras (miras), perjudian, prostitusi, hingga aksi premanisme yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah di bulan suci.

Melalui pendekatan persuasif kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat, Polresta Surakarta berharap stabilitas keamanan dapat terjaga dari hulu. Masyarakat pun diminta tidak ragu memanfaatkan layanan call center kepolisian jika melihat potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

Dengan pengamanan ekstra dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, diharapkan aktivitas ekonomi malam hari dan kegiatan keagamaan di Kota Surakarta tetap berjalan harmonis dan damai hingga hari kemenangan tiba. (atn)

Advertisement

Artikel Terkait

Diduga Belum Mengantongi Izin, Aktivitas Pengerukan Lahan di Jenar Sragen Disorot

Diduga Belum Mengantongi Izin, Aktivitas Pengerukan Lahan di Jenar Sragen Disorot

Aktivitas pengerukan lahan di Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Sragen menuai sorotan karena belum kantongi izin.

Mal-Mal di Solo Tetap Normal, Polresta Tegaskan Kondisi Kamtibmas Kondusif

Mal-Mal di Solo Tetap Normal, Polresta Tegaskan Kondisi Kamtibmas Kondusif

Polresta Solo mengimbau masyarakat tidak mudah percaya isu mal memasang pagar tinggi menjelang Agustus. Polisi memastikan situasi Solo tetap kondusif dan patroli keamanan ditingkatkan.

Ahli Waris Sriwedari Mau Bangun Sekber, Terhalang Panggung

Ahli Waris Sriwedari Mau Bangun Sekber, Terhalang Panggung

Rencana ahli waris Sriwedari membangun Sekber terganjal panggung seni-budaya yang berdiri di lokasi. Kedua pihak menyampaikan klaim dan alasan masing-masing.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer