Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

70 ASN Solo Digembleng Bahasa Inggris, Siap Layani Wisatawan hingga Tamu Asing

Silvester Kurniawan

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Pelatihan bahasa inggris bagi ASN di Pemkot Solo. (Humas Pemkot Solo)
Pelatihan bahasa inggris bagi ASN di Pemkot Solo. (Humas Pemkot Solo)

RADARSOLO.COM – Pemerintah Kota Solo terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sebanyak 70 aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) mengikuti pelatihan Bahasa Inggris untuk memperkuat kemampuan komunikasi, khususnya bagi petugas yang berhadapan langsung dengan masyarakat.

Pelatihan bertajuk English for Public Excellence: Basic Frontliner Communication in Local Government Offices itu berlangsung selama dua hari, 1–2 Juli 2026. Program tersebut dirancang untuk membekali ASN dengan kemampuan berbahasa Inggris yang praktis dan aplikatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk wisatawan dan tamu mancanegara.

Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani mengatakan, peningkatan kompetensi bahasa asing menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat kualitas pelayanan publik di tengah semakin beragamnya kebutuhan masyarakat.

"Peningkatan kompetensi bahasa Inggris menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pelayanan publik di tengah semakin beragamnya kebutuhan masyarakat," ujarnya, Rabu (1/7).

Pelatihan tersebut merupakan hasil kolaborasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Solo dengan Program Studi D4 Bahasa Inggris Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret (UNS).

Menurut Astrid, kemampuan berbahasa Inggris kini menjadi keterampilan penting bagi ASN, terutama petugas front office yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat.

"Kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu keterampilan yang semakin penting, terutama bagi ASN yang bertugas di garis depan pelayanan," tegasnya.

Ia menjelaskan, penguasaan bahasa Inggris akan membantu petugas memberikan layanan yang lebih baik kepada wisatawan, investor, maupun tamu asing yang membutuhkan pelayanan di lingkungan Pemkot Solo.

Karena itu, pelatihan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan individu ASN, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk membangun budaya belajar dan meningkatkan profesionalisme aparatur pemerintah.

"Bahasa memiliki peran yang sangat penting dalam menghubungkan semua orang. Ini menjadi bekal yang perlu dimiliki ASN, terutama petugas front office yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat," pungkas Astrid. (ves)

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Kecelakaan Beruntun 4 Kendaraan di Penggung Boyolali, 1 Pengemudi Meninggal

Kecelakaan Beruntun 4 Kendaraan di Penggung Boyolali, 1 Pengemudi Meninggal

Setiba di lokasi kejadian, mobil Avanza diduga terlalu ke kanan hingga menabrak truk dari arah berlawanan. Setelah benturan keras, Avanza terpental lalu dihantam bus yang melaju di belakangnya.

Bupati Sragen Dikirimi Surat Kaleng dari Bakal Calon Kepsek: Tuding Proses Seleksi Pilih-Pilih Orang Dekat

Bupati Sragen Dikirimi Surat Kaleng dari Bakal Calon Kepsek: Tuding Proses Seleksi Pilih-Pilih Orang Dekat

Proses seleksi bakal calon kepala sekolah di Sragen diwarnai isu tak sedap. Ada surat kaleng menuding seleksi tak transparan.

941 Jemaah Haji Boyolali Sudah Pulang: 1 Wafat, 1 Masih Dirawat di Madinah

941 Jemaah Haji Boyolali Sudah Pulang: 1 Wafat, 1 Masih Dirawat di Madinah

Pada tahun ini, masih ada catatan mengenai jemaah yang kurang sehat atau mengalami demensia setibanya di asrama haji, sehingga terpaksa harus dipulangkan ke daerah asal (tercatat ada sekitar 70 jemaah yang dipulangkan). 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer