Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dua Pekerja Tewas, Wali Kota Ultimatum Operator PLTSa Putri Cempo

Silvester Kurniawan
PLTSa Putri Cempo mendapat sorotan karena jatuh dua korban. (M Ihsan/Radar Solo)
PLTSa Putri Cempo mendapat sorotan karena jatuh dua korban. (M Ihsan/Radar Solo)

Advertisement

RADARSOLO.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melayangkan peringatan keras kepada operator Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Putri Cempo, PT Solo Citra Metro Plasma Power (SCMPP). Setelah dua kecelakaan kerja yang sama-sama berujung kematian dalam kurun beberapa bulan terakhir, Wali Kota Solo Respati Ardi menegaskan perusahaan harus melakukan pembenahan total terhadap sistem keselamatan kerja.

"Ini last warning untuk SCMPP," tegas Respati saat ditemui, Kamis (16/7/2026).

Ultimatum tersebut disampaikan menyusul meninggalnya Mohamad Aris, 44, warga Kampung Bororejo, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres. Aris mengembuskan napas terakhir pada Minggu (12/7/2026) setelah menjalani perawatan intensif selama 10 hari di RS Dr Oen Kandang Sapi akibat kecelakaan kerja yang dialaminya pada 2 Juli lalu.

Respati mengaku telah menyampaikan teguran langsung kepada manajemen PT SCMPP. Ia menilai insiden tersebut tidak boleh kembali terulang.

"Saya menyesal dan sudah menegur langsung SCMPP. Turut berbelasungkawa kepada keluarga korban. Semoga tidak ada lagi kejadian seperti ini ke depan," ujarnya.

Advertisement

Menurut Respati, operator PLTSa wajib melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) maupun sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Seluruh prosedur kerja di lapangan harus diperbaiki agar keselamatan pekerja benar-benar menjadi prioritas.

"Harus ada pembenahan total, terutama dari sisi SOP dan K3," tegasnya.

Senada, Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani menilai tragedi tersebut menjadi pengingat bahwa perusahaan memiliki tanggung jawab penuh terhadap keselamatan pekerja sekaligus pemenuhan seluruh hak korban.

"Kejadian pertama seharusnya sudah menjadi pelajaran. Pengawasan terhadap SOP dan jaminan ketenagakerjaan harus diperketat," katanya.

Meski demikian, Astrid menyerahkan keputusan terkait sanksi maupun kelanjutan kerja sama Pemkot dengan operator PLTSa kepada wali kota sebagai pemegang kewenangan.

Advertisement

Artikel Terkait

Mau Berwisata Murah Meriah di Solo, Taman Sriwedari Bisa Jadi Wisata Alternatif Favorit Keluarga, Dijamin Buah Hati Akan Bahagia

Mau Berwisata Murah Meriah di Solo, Taman Sriwedari Bisa Jadi Wisata Alternatif Favorit Keluarga, Dijamin Buah Hati Akan Bahagia

Daya tarik utama Taman Sriwedari terletak pada area penangkaran rusa yang selalu ramai didatangi anak-anak. Banyak orang tua sengaja mengajak buah hati mereka berjalan-jalan sekaligus memberi makan rusa yang menjadi ikon

Safe House Milik Etik Suryani di Jagalan Solo Digeledah Tim Penyidik KPK, Pernah Ditempati sebelum Menikah

Safe House Milik Etik Suryani di Jagalan Solo Digeledah Tim Penyidik KPK, Pernah Ditempati sebelum Menikah

Rumah dengan cat berwarna merah dan biru tersebut merupakan rumah milik keluarga besar Etik Suryani yang saat ini ditempati adiknya.

 Rapat Paripurna KUA-PPAS APBD 2027 DPRD Solo Dihujani Interupsi, Sekda: Seluruh Tahapan Mengacu Pada PP

Rapat Paripurna KUA-PPAS APBD 2027 DPRD Solo Dihujani Interupsi, Sekda: Seluruh Tahapan Mengacu Pada PP

Rapat Paripurna DPRD Solo memanas saat pembahasan KUA-PPAS 2027. DPRD mempertanyakan program 2026 yang belum berjalan, termasuk Dana Pembangunan Kelurahan yang belum juga cair.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer