Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengamuk dan Ancam Polisi Pakai Obeng, Pria Gilingan Diamankan Tim Sparta

Antonius Christian
Penulis: Antonius Christian❯
Pria mengamuk di Gilingan, Banjarsari, diamankan Tim Sparta Polresta Solo. (A. Christian/Radar Solo)
Pria mengamuk di Gilingan, Banjarsari, diamankan Tim Sparta Polresta Solo. (A. Christian/Radar Solo)

Advertisement

RADARSOLO.COM – Warga Gilingan, Banjarsari, Solo, dibuat resah oleh ulah FTAM, 37. Pria tersebut mengamuk dan mengancam warga serta petugas menggunakan obeng. Tim Sparta Satuan Samapta Polresta Solo pun turun tangan untuk mengendalikan situasi.

FTAM diduga mengalami gangguan kesehatan jiwa. Peristiwa tersebut dilaporkan kepada polisi saat Tim Sparta tengah melakukan patroli. Petugas langsung mendatangi lokasi untuk memastikan laporan sekaligus meredam situasi.

Namun, upaya pendekatan awal belum membuahkan hasil. FTAM disebut belum dapat diajak berkomunikasi dan justru mengancam personel menggunakan obeng.

Kapolresta Solo Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasat Samapta Kompol Edi Sukamto mengatakan petugas akhirnya mengambil tindakan pengamanan setelah situasi dinilai berpotensi membahayakan.

“Tim Sparta kemudian menuju lokasi untuk memastikan laporan tersebut. Sesampainya di lokasi, yang bersangkutan belum bisa diajak berkoordinasi dan justru mengancam personel dengan menggunakan obeng,” kata Edi.

Advertisement

Tim Sparta kemudian dibantu personel Polsek Banjarsari melakukan pengamanan. Setelah melalui pendekatan dan proses pengendalian, FTAM akhirnya berhasil diamankan dan diborgol.

Petugas selanjutnya berkoordinasi dengan keluarga. Berdasarkan kesepakatan keluarga, FTAM kemudian dibawa ke RSJ Kentingan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Dari keterangan keluarga, FTAM diketahui mengalami depresi setelah ibunya meninggal dunia. Kondisi tersebut juga disebut berkaitan dengan persoalan keluarga.

Menurut Edi, kejadian serupa sebenarnya sudah beberapa kali dialami FTAM. Namun, baru kali ini kondisinya berkembang hingga mengancam menggunakan benda yang berpotensi membahayakan.

“Menurut keterangan keluarga, yang bersangkutan memang beberapa kali mengalami kejadian serupa. Namun, baru kali ini sampai mengancam menggunakan alat dan tidak bisa dibujuk maupun diajak berkomunikasi,” terangnya.

Advertisement

Artikel Terkait

SD di Gesi Sragen Dibobol Maling, 5 Laptop dan Sejumlah Perangkat Sekolah Raib

SD di Gesi Sragen Dibobol Maling, 5 Laptop dan Sejumlah Perangkat Sekolah Raib

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan mendalami rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.

2 Kandang Ternak Ayam di Karanggede Boyolali Terbakar, Rugi Rp1 Miliar

2 Kandang Ternak Ayam di Karanggede Boyolali Terbakar, Rugi Rp1 Miliar

Pemilik usaha peternakan diimbau untuk selalu memprioritaskan kelaikan peralatan teknis di area produksi.

Sempat Bikin Waswas Orang Tua, Dugaan Murid Keracunan MBG di SDN 4 Sragen Tidak Terbukti

Sempat Bikin Waswas Orang Tua, Dugaan Murid Keracunan MBG di SDN 4 Sragen Tidak Terbukti

Sebagai langkah proaktif dan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat, pihak Dinkes tetap mengamankan dan mengirimkan sampel makanan serta air ke laboratorium.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer