Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kobaran Api Makin Membesar, Warga di Sekitar TPA Putri Cempo Panik

Antonius Christian
Penulis: Antonius Christian❯
Kobaran api terus meluas di blok D TPA Putri Cempo, Rabu malam (2/9/2026). (M Ihsan/Radar Solo)
Kobaran api terus meluas di blok D TPA Putri Cempo, Rabu malam (2/9/2026). (M Ihsan/Radar Solo)

Advertisement

RADARSOLO.COM – Cahaya oranye tiba-tiba membelah langit petang dari kawasan TPA Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Solo, Rabu (2/9). Kobaran api yang melahap gunungan sampah membuat warga permukiman sekitar panik.

Api terlihat sekitar pukul 18.30, sesaat setelah Magrib. Dari permukiman yang berjarak sekitar 100 meter dari kawasan TPA, kobaran api tampak jelas membumbung di antara tumpukan sampah.

Advertisement

Warga sempat dibuat bertanya-tanya mengenai sumber cahaya oranye tersebut. Salah satunya Rama, 33. Saat pertama melihat cahaya dari rumahnya, dia mengira terjadi kebakaran rumah.

"Kejadiannya setengah tujuh, habis Magrib. Dari rumah kelihatan ada cahaya oranye. Saya kira rumah yang terbakar," kata Rama saat ditemui di sekitar lokasi, Rabu (2/9/2026).

Rasa penasaran bercampur kekhawatiran membuat Rama keluar rumah dan mendatangi lokasi. Dari jarak lebih dekat, dia baru mengetahui kobaran api berasal dari kawasan TPA Putri Cempo.

"Saya keluar rumah, ternyata yang kebakaran Putri Cempo. Terus saya lari lihat dari dekat sini," ujarnya.

Kobaran api terlihat cukup besar dan cepat merambat di antara gunungan sampah. Kepulan asap juga membumbung tinggi sehingga menambah kekhawatiran warga yang tinggal di sekitar TPA.

Meski permukiman berada cukup dekat, hingga saat ini kobaran api belum dilaporkan merembet ke rumah warga. Warga masih memantau kondisi dari sekitar lokasi.

Petugas juga masih melakukan penanganan untuk mengendalikan api dan mencegah kebakaran meluas ke bagian lain gunungan sampah.

Penyebab kebakaran belum diketahui. Begitu pula luas area yang terbakar dan kerugian akibat kejadian tersebut masih dalam pendataan. (atn)

Advertisement

Artikel Terkait

Dampak Kekeringan Meluas Hingga 11 Kecamatan, BPBD Boyolali Grojok 2,5 Juta Liter Air Bersih

Dampak Kekeringan Meluas Hingga 11 Kecamatan, BPBD Boyolali Grojok 2,5 Juta Liter Air Bersih

Dua kecamatan yang mencatatkan volume penyaluran tertinggi meliputi Kecamatan Wonogondo sebanyak 218 tangki (982 ribu liter) dan Kecamatan Wonosegoro sebanyak 129 tangki (674 ribu liter).

Perselisihan Berujung Penganiayaan di Banyudono Boyolali, 1 Orang Ditahan Polisi

Perselisihan Berujung Penganiayaan di Banyudono Boyolali, 1 Orang Ditahan Polisi

Tersangka dijerat dengan dugaan tindak pidana penganiayaan sebagaimana diatur dalam Pasal 466 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Bawa Bronjong, Pria Berjaket Hitam Gagal Bobol KDMP Tempursari Boyolali

Bawa Bronjong, Pria Berjaket Hitam Gagal Bobol KDMP Tempursari Boyolali

Kodim 0724/Boyolali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan intensitas pengamanan wilayah demi menutup celah aksi kriminalitas.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer