Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Masjid Stadion Manahan Dikebut, Target Rampung Desember

Silvester Kurniawan
Pembangunan masjid di Stadion Manahan masih berlangsung. (Kumala Triswandaru/Radar Solo)
Pembangunan masjid di Stadion Manahan masih berlangsung. (Kumala Triswandaru/Radar Solo)

Advertisement

RADARSOLO.COM – Pembangunan masjid di kawasan Stadion Manahan, Solo, telah mencapai progres 42 persen pada pekan kesembilan pengerjaan. Pemkot Surakarta optimistis pembangunan fasilitas publik tersebut rampung sesuai target pada 21 Desember 2026.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Solo Rini Kusumandari mengatakan, progres pembangunan hingga pekan lalu masih sesuai jadwal. Pihaknya memperkirakan capaian pengerjaan pada pekan ini segera menyentuh 50 persen.

“Progresnya sesuai jadwal. Sampai pekan kemarin itu sudah 42 persen, pekan ini ya kira-kira sudah 50 persen. Ya sudah separo jalan lah,” terang Rini, Rabu (14/10/2026).

Pembangunan masjid yang dimulai pada pertengahan 2026 itu menggunakan anggaran APBD Kota Solo 2026. Dispora menargetkan seluruh pekerjaan fisik selesai pada 21 Desember mendatang.

Setelah pembangunan rampung, Dispora selaku organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengelola fasilitas di kawasan Stadion Manahan akan menyiapkan pengelola dan takmir masjid.

Advertisement

“Targetnya selesai 21 Desember 2026. Kalau anggarannya sebut saja dari APBD 2026, angkanya tidak usah,” kata Rini.

Sebelumnya, pembangunan masjid di kawasan Stadion Manahan sempat menuai pro dan kontra. Proyek tersebut dianggarkan sekitar Rp 3 miliar melalui APBD Kota Surakarta 2026.

Sejumlah pihak kemudian menjelaskan bahwa pembangunan masjid tersebut merupakan tindak lanjut dari masukan masyarakat. Selain untuk beribadah, bangunan itu dirancang agar dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lain ketika tidak digunakan untuk salat.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Solo Sugeng Riyanto sebelumnya menyebut, fungsi bangunan tidak terbatas sebagai tempat ibadah, tetapi juga dapat menunjang kebutuhan pengguna kawasan Stadion Manahan.

“Munculnya penganggaran masjid di Stadion Manahan tidak semata untuk masjid saja tetapi juga difungsikan untuk hal lain seperti ruang ganti, tempat singgah, jadi sepanjang tidak digunakan untuk salat bisa digunakan untuk lainnya,” kata Sugeng. (ves)

Advertisement

Artikel Terkait

Beraksi di 15 Lokasi Se-Jateng, Kawanan Pencuri Kabel Tower BTS Dibongkar Polres Boyolali: 1 Kabur

Beraksi di 15 Lokasi Se-Jateng, Kawanan Pencuri Kabel Tower BTS Dibongkar Polres Boyolali: 1 Kabur

Pelaku menyasar menara penyedia layanan komunikasi seperti Telkomsel, Indosat, dan XL yang berada di dalam hutan atau kawasan sepi permukiman pada rentang waktu dini hari hingga menjelang subuh.

Airgun yang Digunakan Menembak Tukang Tambal Ban di Boyolali Dibeli secara Online Senilai Rp5 Juta

Airgun yang Digunakan Menembak Tukang Tambal Ban di Boyolali Dibeli secara Online Senilai Rp5 Juta

Tersangka mengaku memiliki hobi mengoleksi persenjataan mainan. Airgun dibeli secara daring dengan sistem Cash on Delivery (COD)

Motif Penembakan Tukang Tambal Ban di Boyolali, Pelaku Kesal dengan Kakak Korban

Motif Penembakan Tukang Tambal Ban di Boyolali, Pelaku Kesal dengan Kakak Korban

J yang merupakan warga Boyolali melampiaskan amarahnya dengan mendatangi kios tambal ban milik Panji dan melepaskan tembakan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer