
RADARSOLO.COM – Kabar baik bagi para pelajar di Kota Solo.
Pemerintah Kota (Pemkot) Solo tengah mematangkan persiapan program layanan bus sekolah gratis yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2027.
Program ini diharapkan menjadi alternatif transportasi bagi pelajar sekaligus mengurangi penggunaan sepeda motor oleh anak sekolah, terutama mereka yang bersekolah di kawasan dengan keterbatasan lahan parkir.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta, Taufiq Muhammad, mengatakan pihaknya telah menyiapkan 11 unit armada eks Batik Solo Trans (BST) untuk mendukung program tersebut.
Armada yang sebelumnya digunakan sebagai bus BST itu akan menjalani perbaikan terlebih dahulu sebelum dialihfungsikan menjadi angkutan khusus pelajar.
"Dishub telah menyiapkan sejumlah rute yang dilewati bus sekolah gratis. Terutama sekolah yang siswanya membawa sepeda motor dan tidak memiliki lahan parkir," kata Taufiq, Selasa (3/11/2026).
Sasar Sekolah yang Minim Lahan Parkir
Baca Juga: Bonus Emas Perorangan Porprov Jateng 2026 Rp 55 Juta, Respati: Atlet Harus Bahagia dan Sejahtera
Dalam penyusunan rute, Dishub Solo memprioritaskan sekolah-sekolah yang memiliki persoalan keterbatasan area parkir.
Pasalnya, tidak sedikit pelajar yang menggunakan sepeda motor untuk berangkat sekolah, sementara fasilitas parkir di lingkungan sekolah belum memadai.
Akibatnya, kendaraan siswa kerap diparkir di sepanjang jalan dan berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas.
"Ada beberapa rute yang dipilih kemarin. Yang kita pilih sekolah-sekolah yang anak sekolahnya menggunakan sepeda motor tapi tidak punya parkir. Kan banyak. Parkirnya akhirnya ditaruh di jalan semuanya," ujarnya.




