Menerapkan protokol kesehatan, jenazah disalatkan di Masjid PPMI Assalaam. Diikuti para santri dan ustadz/ustadzah. Sementara itu, para pelayat salat gaib di rumah duka di kompleks PPMI Assalaam.
Diiringi ribuan santri PPMI Assalaam, alumni, dan para pelayat, jenazah dimakamkan di pemakaman muslim Desa Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, sekitar pukul 10.30.
“Beliau sakit dan beberapa waktu dirawat di rumah sakit. Keluarga besar PPMI Assalaam sangat berduka karena kehilangan kyai, sosok panutan, dan sesepuh di ponpes,” terang Sekretaris PPMI Assalaam Arkanudin Budiyanto kepada Jawa Pos Radar Solo.
Almarhum meninggalkan istri, empat anak, serta sembilan cucu. Salah seorang cucu almarhum baru saja menyelesaikan studi di PPMI Assalaam dengan hafidz 30 juz. “Almarhum K.H. Ustadz Chozin merupakan sosok yang ulet dan tegas. Telah mewakafkan hidupnya bagi perkembangan dan keberlangsungan PPMI Assalaam,” imbuh Arkanudin. (rls/fer) Editor : Perdana Bayu Saputra