Salah satunya di SD Kristen Kalam Kudus Surakarta yang digunakan sebagai tempat menginap para penggembira muktamar. Terlihat, beberapa persiapan sudah dilakukan mulai dari menyulap 11 ruang kelas menjadi tempat transit, membuat form identitas dan penomoran untuk memudahkan tracking. Serta menyiapkan dan menata sekira 200 kasur lantai untuk para penggembira.
Kepala SD Kristen Kalam Kudus Surakarta Alex Kismanto Utomo menuturkan, setelah mendapatkan permintaan dari panitia muktamar, pihaknya langsung bergegas menata ruangan yang akan digunakan.
”Kami standby sampai jam enam sore, meskipun biasanya hanya kerja sampai jam 15.00. Listrik dan AC sudah kami cek semua, kami juga sudah bersihkan apa yang perlu dibersihkan. Keamanan juga kami tambah, biasanya hanya tiga orang kami tambah jadi empat orang,” tuturnya, Kamis (17/1).
Alex Kismanto menambahkan, hal ini bentuk bantuan untuk meningkatkan pelayanan pada sesama umat beragama dan bernegara. Muhammadiyah sebagai salah satu umat beragama yang sedang mempunyai hajat besar, maka bantuan tersebut wajar diberikan.
SD Muhammadiyah 1 Surakarta juga menyiapkan tempat transit penggembira dengan kapasitas 500 penggembira. Rencananya akan digunakan penggembira dari Tasikmalaya.
”690 bantal baru hasil dari donasi orang tua siswa juga sudah disiapkan dan ditata di masing-masing kelas. Kami siapkan layaknya menginap di hotel berbintang meski hanya di sekolah. Semua AC sudah kami perbaiki,” ujar Humas SD Muhammadiyah 1 Surakarta Jatmiko.
MIM PK Kateguhan, Sawit, Boyolali tak ingin ketinggalan siapkan ruangan. Humas MIM PK Kateguhan Yusuf mengatakan, jumlah penggembira yang dapat ditampung mencapai 300 orang.
”Yang sudah datang ke sini dari Medan, Wonosobo, dan Kebumen,” ujar Yusuf. (ian/mg13/adi) Editor : Damianus Bram