"Terima kasih pada Pemerintah Kota Surakarta yang telah menyediakan venue yang mewah untuk kawan-kawan RUBI. Semoga karya-karyanya bisa membuat masyarakat ikut senang karena semangat kita adalah berkarya tanpa batas berkreasi tanpa henti," terang Ketua RUBI Rumah Bonsai Indonesia Zudan Arif
Pria yang juga menjabat sebagai dirjen dukcapil Kemendagri itu mengatakan, RUBI merupakan rumah bagi penggemar bonsai, petani bonsai, hingga seniman bonsai. Oleh sebab itu dia mengajak siapapun yang gemar dan berhobi dengan tanaman bonsai untuk bergabung dan menonton pameran ini.
"Hobi harus hepi, silaturahmi harus baik dan tumbuhkan ekonomi kreatif. Pokoknya jadikan event ini penguat di sektor pariwisata dan perekonomian, agar UMKM bisa bergerak semua. Hebatnya lagi acara ini memecahkan rekor dunia, karena berjalan dari 2022 hingga 2023. Dibuka hari ini tanggal 28 Desember 2022, dan ditutup tanggal 1 Januari 2023," kelakarnya.
Sementara itu Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa menilai pemanfaatan pelataran Balai Kota memang untuk publik. Oleh karena itu ketika ada pameran, tentu antusias masyarakat untuk melihat pasti sangat besar.
"Mungkin promosinya mesti ditambah lagi biar pengunjungnya semakin banyak dan semakin luas penyebarannya. Syukur-syukur ada transaksi atau ada yang membeli setelah melihat festival ini digelar," harapnya. (ves/nik/dam) Editor : Damianus Bram