Sosialisasi terkait rencana pembangunan Underpass Joglo telah dilakukan di empat kelurahan berbeda (Nusukan, Banjarsari, Kadipiro, dan Joglo) sejak akhir tahun lalu. Total lahan yang harus dibebaskan dari empat kecamatan itu sekira 31.198 meter persegi. Panjang underpass sekira 411.041 meter, dengan lebar 18,3 meter (panjang terowongan 90,951 meter). Dimana nantinya memanjang dari Jalan Ki Mangun Sarkoro hingga Jalan Sumpah Pemuda.
"Lahan terdampak Underpass Joglo ini ada di empat kelurahan (Kadipiro, Banjarsari, Nusukan, dan Joglo). Sementara ini baru Kadipiro dan Banjarsari yang sudah diumumkan lahan terdampaknya. Yang paling besar terdampak ini sebetulnya Nusukan, tapi informasinya masih belum diumumkan, kami belum tahu," terang Camat Banjarsari Beni Supartono, Senin (22/5/2023).
Kabar terbaru, dalam kunjungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Solo beberapa waktu lalu, pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional Jateng-DIJ memastikan proses ganti rugi atau pembayaran pembebasan lahan dimulai Juni mendatang. Meski demikian, hingga saat ini belum ada informasi lanjutan terkait hal tersebut kecuali yang terpasang di dua kelurahan terdampak yakni Kelurahan Kadipiro dan Kelurahan Banjarsari. Sementara lahan terdampak lainnya seperti Kelurahan Nusukan dan Joglo belum diumumkan.
"Aset pemerintah untuk sementara ini yang sudah pasti terdampak itu ada satu pasar dan satu kelurahan. Kalau yang diranah kami nanti dipemindahan kelurahan sementara dan pembangunan kelurahan yang baru. Tapi kami masih nunggu pengadaannya dari pemkot sebelum kami mulai pembangunan yang baru. Untuk sementara nanti pelayanan di Kelurahan Banjarsari dipindah ke rumah dinas lurahnya, nanti kami sertai sewa gedung di lokasi lain untuk penyimpanan berkas," terangnya.
Sementara itu Pihak Kementerian PUPR telah menyiapkan anggaran pembebasan lahan ditaksir sekira Rp 400 miliar. Sementara pembangunan proyek underpass akan menelan anggaran mencapai Rp 398 miliar.
"Pembebasan lahan molor? Nggak, pembebasan lahan memang tidak gampang. Segera proses pembebasannya, uangnya sudah kami siapkan. Proyeknya mulai September, multiyears sampai 2024. Untuk proyek underpass nominal itu nggak besar, bisa selesai di 2024," beber Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat berkunjung ke Solo belum lama ini. (ves/nik/dam) Editor : Damianus Bram