Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Proyek Prioritas di Kota Solo: Enam On Progress, Tiga Tunggu Eksekusi

Damianus Bram • Jumat, 16 Juni 2023 | 14:10 WIB
Perkembangan terbaru pembangunan rel layang simpang Joglo, Kamis (15/6/2023). Progres pekerjaan proyek senilai Rp 980 miliar itu telah mencapai 76 persen pekerjaan. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
Perkembangan terbaru pembangunan rel layang simpang Joglo, Kamis (15/6/2023). Progres pekerjaan proyek senilai Rp 980 miliar itu telah mencapai 76 persen pekerjaan. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
RADARSOLO.COM - Sejumlah proyek prioritas yang masih on progress diharapkan kelar sesuai target waktu. Dengan demikian, manfaat dari banyaknya proyek prioritas yang dikerjakan di era Gibran-Teguh makin cepat terasa manfaatnya oleh masyarakat.

Masih ada sembilan proyek yang sedang menunggu proses realisasi. Enam proyek masih dalam pengerjaan. Di antaranya Elevated Rail Simpang Joglo, revitalisasi Taman Balekambang, Pasar Jongke, pembangunan Museum of Culture and Technology, PLTSa Putri Cempo, dan revitalisasi Pasar Mebel Gilingan/IKM Mebel). Sementara tiga lainnya menunggu dieksekusi. Yakni, pembangunan Islamic Center, revitalisasi GOR Manahan, dan Keraton Kasunanan.

“Ada beberapa yang masih berproses, pokoknya akan saya kejar terus. Kalau pun nanti ada yang molor satu-dua tahun nanti akan terus dilanjutkan di 2025. Yang tiga lainya, seperti Islamic Center masih menunggu dari Abu Dhabi. Lalu untuk keraton gambar sudah jadi. Kalau GOR menunggu hibah cair,” beber Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka saat ditemui di Balaikota Surakarta, Kamis (15/6/2023).

Pantauan Jawa Pos Radar Solo, salah satu proyek strategis yang masuk dalam program 17 program prioritas adalah proyek single elevated railway yang dilakukan dalam rangka penataan Simpang Joglo. Sejak mulai dikerjakan pada Februari 2023, saat ini progres pekerjaan proyek senilai Rp 980 miliar itu telah mencapai 76 persen pekerjaan. Konstruksi pemasangan rangka jembatan baja yang telah memasuki fase ketiga ini ditargetkan rampung dan bisa digunakan untuk lalu lintas kereta api pada akhir tahun nanti.

“Sampai sekarang sudah 76 persen. Pelaksanaan pekerjaan sudah masuk tahap pemasangan jembaran rangka baja, prediksinya selesai Agustus. Setelah itu masuk tahap pemasangan bentang jembatan utamanya. Untuk seluruh pekerjaan ditargetkan rampung Desember 2023. Jadi Desember itu sudah bisa dilalui kereta api dengan normal,” terang Site Manager PT WIKA BKU-KSO Dendy Purbowo, Kamis (15/6/2023).

Untuk menunjang pekerjaan proyek tersebut, pekerjaan di Viaduk Gilingan harus terlebih dahulu diselesaikan. Ini penting dilakukan karena penutupan total untuk lalu lintas di Simpang Joglo baru bisa dilakukan ketika Viaduk Gilingan sudah bisa dibuka untuk lalu lintas normal. Jika pekerjaan Viaduk Gilingan mundur cukup lama bakal berpengaruh pada penyelesaian proyek rel layang.

“Target awal di akhir Mei, ternyata ada sejumlah utilitas-utilitas yang perlu dipindahkan dulu sehingga agak mundur. Saat ini pengecoran sudah selesai, tinggal menunggu cornya matang dulu sebelum di aspal. Harapannya awal Juni Viaduk Gilingan sudah bisa dibuka dengan status fungsional,” papar Site Manager Penataan Viaduk Gilingan Niko Herlambang. (ves/bun/dam)

PROYEK SEDANG BERJALAN 

Rel Layang Simpang Joglo,

Revitalisasi Taman Balekambang

Revitalisasi Pasar Jongke,

Pembangunan Museum of Culture and Technology

Pembangunan PLTSa Putri Cempo

Revitalisasi Pasar Mebel Gilingan/IKM Mebel

PROYEK MENUNGGU EKSEKUSI

 GOR Indoor Manahan

 Revitalisasi Keraton Kasunanan

Pembangunan Islamic Center
Editor : Damianus Bram
#Pembangunan Pasar Jongke #Rel Layang Simpang Joglo #Pembangunan di Kota Solo #PLTSa Putri Cempo #Proyek Prioritas Kota Solo #Pembangunan Infrastruktur di Solo #pembangunan infrastruktur #Pembangunan Era Gibran-Teguh