Masih ada sembilan proyek yang sedang menunggu proses realisasi. Enam proyek masih dalam pengerjaan. Di antaranya Elevated Rail Simpang Joglo, revitalisasi Taman Balekambang, Pasar Jongke, pembangunan Museum of Culture and Technology, PLTSa Putri Cempo, dan revitalisasi Pasar Mebel Gilingan/IKM Mebel). Sementara tiga lainnya menunggu dieksekusi. Yakni, pembangunan Islamic Center, revitalisasi GOR Manahan, dan Keraton Kasunanan.
“Ada beberapa yang masih berproses, pokoknya akan saya kejar terus. Kalau pun nanti ada yang molor satu-dua tahun nanti akan terus dilanjutkan di 2025. Yang tiga lainya, seperti Islamic Center masih menunggu dari Abu Dhabi. Lalu untuk keraton gambar sudah jadi. Kalau GOR menunggu hibah cair,” beber Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka saat ditemui di Balaikota Surakarta, Kamis (15/6/2023).
Pantauan Jawa Pos Radar Solo, salah satu proyek strategis yang masuk dalam program 17 program prioritas adalah proyek single elevated railway yang dilakukan dalam rangka penataan Simpang Joglo. Sejak mulai dikerjakan pada Februari 2023, saat ini progres pekerjaan proyek senilai Rp 980 miliar itu telah mencapai 76 persen pekerjaan. Konstruksi pemasangan rangka jembatan baja yang telah memasuki fase ketiga ini ditargetkan rampung dan bisa digunakan untuk lalu lintas kereta api pada akhir tahun nanti.
“Sampai sekarang sudah 76 persen. Pelaksanaan pekerjaan sudah masuk tahap pemasangan jembaran rangka baja, prediksinya selesai Agustus. Setelah itu masuk tahap pemasangan bentang jembatan utamanya. Untuk seluruh pekerjaan ditargetkan rampung Desember 2023. Jadi Desember itu sudah bisa dilalui kereta api dengan normal,” terang Site Manager PT WIKA BKU-KSO Dendy Purbowo, Kamis (15/6/2023).
Untuk menunjang pekerjaan proyek tersebut, pekerjaan di Viaduk Gilingan harus terlebih dahulu diselesaikan. Ini penting dilakukan karena penutupan total untuk lalu lintas di Simpang Joglo baru bisa dilakukan ketika Viaduk Gilingan sudah bisa dibuka untuk lalu lintas normal. Jika pekerjaan Viaduk Gilingan mundur cukup lama bakal berpengaruh pada penyelesaian proyek rel layang.
“Target awal di akhir Mei, ternyata ada sejumlah utilitas-utilitas yang perlu dipindahkan dulu sehingga agak mundur. Saat ini pengecoran sudah selesai, tinggal menunggu cornya matang dulu sebelum di aspal. Harapannya awal Juni Viaduk Gilingan sudah bisa dibuka dengan status fungsional,” papar Site Manager Penataan Viaduk Gilingan Niko Herlambang. (ves/bun/dam)
PROYEK SEDANG BERJALAN
Rel Layang Simpang Joglo,
- Waktu pembangunan Februari-Desember 2023
- Anggaran Rp 980 miliar dari Kementerian Perhubungan.
Revitalisasi Taman Balekambang
- Waktu pembangunan 2022 hingga akhir 2023
- Anggaran Rp 154 miliar dari Kementerian PUPR
- Penataan kolam, gedung kesenian, amphitheater, dan penataan lanskap.
Revitalisasi Pasar Jongke,
- Masa pembangunan Juni 2023 hingga Juni 2024
- Anggaran Rp 138 miliar dari Kementerian PUPR
- Konsep bangunan tiga lantai bertema kolonial. Daya tampung 159 kios, 1.100 los, dan 252 pelataran.
Pembangunan Museum of Culture and Technology
- Masa pembangunan 2024-2025
- Perkiraan anggaran Rp 400-600 miliar
- Kerja sama dengan Tahir Foundation
Pembangunan PLTSa Putri Cempo
- Waktu pembangunan sejak 2019 secara bertahap
- Pengelolaan menggandeng swasta sebagai operator
- Saat ini sedang proses komisioning sebelum proses jual beli listrik dengan PLN
- Mampu menghasilkan daya sebesar 8 megawatt.
Revitalisasi Pasar Mebel Gilingan/IKM Mebel
- Masa pekerjaan dimulai pertengahan 2022-2023
- Anggaran Rp 43 miliar dari APBN
- Digunakan untuk pusat industri mebel dan pameran produk mebel.
PROYEK MENUNGGU EKSEKUSI
GOR Indoor Manahan
- Waktu pembangunan Juli 2023
- Perkiraan anggaran Rp 49 miliar dari hibah UEA
Revitalisasi Keraton Kasunanan
- Waktu pembangunan 2023
- Anggaran hibah dari UEA
- Menunggu proses penyelesaian DED dan sinkronisasi dengan keraton
- Perbaikan bangunan utama dan lainnya yang rusak, penataan alun-alun dan kawasan Baluwarti
Pembangunan Islamic Center
- Proyek pendamping Masjid Raya Sheikh Zayed
- Menunggu proses hibah dari UEA