RADARSOLO.COM – Pembangunan pasar mebel di eks Bong Mojo, Jebres baru menyentuh 37 persen pada awal pekan lalu. Kendati demikian Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta optimistis pasar tradisional khusus untuk permebelan itu rampung akhir November mendatang.
Sekadar informasi, pasar mebel yang dibangun di eks Bong Mojo itu mulai dikerjakan pada awal Juni lalu, dengan anggaran senilai Rp 17,5 miliar. Berasal dari dana bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Luas lahan yang digarap, seluas 6.000 meter persegi.
“Sampai pekan ke-15 kemarin (periode 4-10 September) pembangunannya sudah sampai 37,5 persen. Ini lebih cepat 2,4 persen dari target sebelumnya,” terang Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Heru Sunardi, kemarin (14/9).
Konsep pembangunan pasar mengusung model hangar. Sesuai rencana awal, pasar mebel ini diproyeksikan bisa menampung 16 pedagang kios, 67 pedagang los, dan 11 pedagang pelataran.
“Kami kebut pengerjaannya, biar bisa selesai tepat waktu. Syukur-syukur bisa lebih cepat,” terang Heru.
Rampungnya pasar mebel yang baru ini, diharapkan selesai bersamaan dengan kesiapan Sri Kayu -nama baru IKM Mebel di Gilingan-, yang saat ini tinggal menunggu sejumlah pelatihan agar bisa segera dimanfaatkan oleh sejumlah pengrajin mebel yang lolos kurasi dari Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Kota Surakarta. (ves/nik)
Editor : Damianus Bram