RADARSOLO.COM – Sebanyak 50 ribu jamaah Majelis Tafsir Alquran (MTA) akan menghadiri Silaturahmi Nasional (Silatnas) IV MTA di Stadion Manahan, Minggu (24/9). Mereka berasal dari berbagai daerah se Indonesia.
Pimpinan MTA Pusat Ustad Nur Kholid Syaifullah mengatakan, silatnas merupakan agenda rutin MTA yang digelar setiap beberapa tahun sekali. Dalam silatnas kali ini mengusung tema Merajut Persaudaraan Membangun Negeri.
”Silatnas merupakan ajang silaturahmi antarwarga MTA dari berbagai daerah. Kegiatan ini menjadi momentum untuk saling bertemu dan mempertautkan hati warga MTA,” jelas Nur Kholid ditemui di MTA Pusat, Jalan Ronggowarsito, Timuran, Surakarta, kemarin (20/9).
Nur Kholid menambahkan, antusiasme warga MTA untuk hadir sangat tinggi. Namun panitia membatasi jumlahnya hanya 50 ribu orang. Setiap perwakilan maupun cabang dari luar Jawa hanya mengirimkan puluhan orang.
Bersamaan dengan itu akan diresmikan 155 perwakilan dan cabang MTA baru yang merupakan pengembangan perwakilan maupun cabang yang sudah ada. Perwakilan setingkat dengan kabupaten, sementara cabang setingkat kecamatan. Meski ada beberapa kecamatan terdapat lebih dari satu cabang. Saat ini sudah ada 604 perwakilan dan cabang MTA yang tersebar di 133 kabupaten dari Sabang sampai Merauke.
”Inti dari silatnas ini adalah pengukuhan pengurus-pengurus baru perwakilan dan cabang. Sehingga dengan peresmian nanti, total perwakilan dan cabang MTA se Indonesia ada 759,” imbuhnya.
Dari pantauan Jawa Pos Radar Solo, warga MTA dari luar Jawa sudah banyak yang berdatangan sejak pekan lalu. Mereka tinggal sementara waktu di cabang-cabang MTA sekitaran Kota Solo hingga pelaksanaan silatnas.
Salah satunya Sri Sugiatni, 45, warga kampung Utara, Kota Bumi, Lampung Utara. Ibu tiga anak ini datang bersama suami dan delapan orang lainnya. Dia menempuh perjalanan darat dengan kendaraan pribadi sejak Senin (18/9) lalu.
”Saya datang bersama rombongan delapan orang. Tiba di Solo baru siang tadi (kemarin, Red). Datang ke sini karena tergerak ingin bertemu saudara-saudara sesama jamaah MTA,” kata Sugiatni.
Senada diungkapkan Baroro, 48, warga Buton, Sulawesi Tenggara. Baroro menempuh perjalanan laut selama dua hari dua malam sejak pekan lalu.
”Sempat transit di Makassar. Kemudian berlabuh di Surabaya (Pelabuhan Tanjung Perak, Red), sampai Solo hari ini (kemarin, Red),” tandasnya.
Adapun kegiatan pendukung silatnas adalah pembagian paket sembako kemerdekaan RI pada Rabu (16/8) lalu. Kemudian, apel elemen dakwah MTA, Rabu (19/7). Pekan olahraga (pornas), seminar nasional pendidikan, seminar nasional kepesantrenan, seminar nasional kebangsaan hingga donor darah. (mg8/adi)
Editor : Damianus Bram