RADARSOLO.COM – Banyaknya kepala dinas yang pensiun pada periode tahun lalu, memberikan kekosongan pada sejumlah organ pemerintahan di lingkungan kerja Pemkot Solo.
Mengatasi situasi ini, pemerintah kota akan segera melelang enam jabatan kepala dinas awal Februari ini.
Lelang terbuka telah didahului dengan pembentukan panitia seleksi (pansel). Saat ini surat keputusan (SK) pansel tengah dalam proses penyusunan.
“Sudah ditetapkan panselnya, SK-nya sudah, tinggal penyusunan pengumuman dan syaratnya,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Solo Dwi Ariyatno, kemarin (30/1).
Pansel lelang terbuka terdiri dari lima orang anggota dan diketuai mantan Sekretaris Daerah Kota Solo Budi Yulistianto.
Anggotanya terdiri dari Sekda Kota Solo Budi Murtono, mantan sekda Ahyani, dan dua akademisi Universitas Sebelas Maret (UNS) berlatar belakang hukum dan kedokteran.
“Pansel ini berbeda dari sebelumnya. Karena salah satunya untuk mengisi jabatan kepala dinas kesehatan. Kami akan libatkan akademisi khusus kesehatan dari Fakultas Kedokteran UNS,” paparnya.
BKPSDM berharap paling lambat lelang jabatan dilakukan mulai awal Februari ini, sehingga April mendatang sudah bisa mengisi enam posisi kepala dinas yang dibidik.
Selanjutnya pelantikan pejabat baru itu akan disertai dengan mutasi dan promosi pejabat lain sesuai jenjang eselonnya.
“Kalau kosong biasanya diisi eselon dibawahnya. Otomatis rangkaian pengisian eselon di bawahnya akan digantikan secara berjenjang. Hasil seleksi kemarin masih menyisakan beberapa kandidat yang potensial,” beber Dwi.
Dalam lelang jabatan terbuka yang akan dimulai awal Februari itu, pemkot bakal melelang jabatan staf ahli walikota, kepala arsip dan perpustakaan, kepala satpol PP, kepala badan perencanaan pembangunan daerah, kepala badan pengelolaan keuangan dan aset daerah, serta kepala dinas kesehatan.
“Pak wali (gibran Rakabuming Raka) berharap April sudah terisi pejabatnya,” terangnya. (ves/nik)
Editor : Damianus Bram