Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Ingin Itikaf di Masjid Sheikh Zayed Solo, Jemaah Wajib Patuhi Aturan ini

Mannisa Elfira • Rabu, 3 April 2024 | 03:36 WIB

 

Jemaah beritikaf di Masjid Sheikh Zayed Solo, Selasa dini hari (2/4).
Jemaah beritikaf di Masjid Sheikh Zayed Solo, Selasa dini hari (2/4).

RADARSOLO.COM –  Susana hening dan tenang sangat terasa di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, setelah memasuki pukul 01.00 dini hari. Beberapa jemaah tampak khusuk menjalani itikaf di sepuluh hari terakhir Ramadan.

 

Itikaf adalah berdiam diri di masjid semata-mata untuk beribadah kepada Allah. Para jemaah mengisinya dengan mengerjakan berbagai amalan. Seperti salat, berzikir hingga membaca ayat-ayat suci Alquran.

 Baca Juga: Panduan dan Niat Lengkap Itikaf di Bulan Ramadhan: Hukum, Syarat, dan Hal yang Membatalkan

Tak ada suara yang menggema dari para jamaah. Mereka benar-benar hening. Melantunkan ayat Alquran pun dengan nada yang sangat lirih. Bahkan ada yang mungkin membaca dalam hati. 

 

Kekhidmatan juga tampak dari wajah para jamaah. Bukan hanya jemaah laki-laki saja. Melainkan juga jemaah perempuan. Pada Selasa (2/4) dini hari, mungkin ada sekitar puluhan orang. Namun semakin pagi, jumlahnya semakin bertambah.

 Baca Juga: Alquran Raksasa di Masjid Sheikh Zayed Solo Jadi Perhatian Pengunjung, Ternyata Hibah dari Presiden Jokowi: Ditulis 6 Tahun

Para jemaah ini tengah berlomba-lomba mendapatkan keistimewaan malam Lailatul Qadar. Malam yang lebih baik dari seribu bulan. Waktunya memang dirahasiakan oleh Allah SWT untuk menguji keikhlasan umatnya dalam beribadah. Namun Rasulullah SAW memberikan tanda-tanda terjadinya malam tersebut di sepuluh hari terakhir pada bulan Ramadan. 

 

Direktur Operasional Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Munajat mengatakan, masjid tutup dan steril pada pukul 22.00 untuk pembersihan dan persiapan itikaf. Selanjutnya akan dibuka kembali pada pukul 01.00.

 

"Habis tarawih kan ada tadarus. Tadarus selesainya sekitar pukul 22.00. Jadi ada waktu sekitar satu hingga dua jam untuk membersihkan masjid. Jadi bersih dan nyaman bagi jemaah," ungkap Munajat.

 

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan perihal itikaf di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo. Itikaf dilaksanakan di area main prayer dengan pembatasan jemaah pria dan wanita dengan satir sebagaimana biasanya.

 

"Area bisa diakses untuk jamaah yakni ruang main prayer, toilet basement pria atau wanita. Jemaah tidak boleh bawa makanan dan minuman berwarna ke dalam area masjid. Membawa alat tidur sendiri, karena masjid hanya untuk beritikaf baik tadarus atau zikir," ujarnya.

 

Selanjutnya, zikir dan tadarus Alquran dilakukan secara lirih atau pelan. Akses keluar masuk jemaah pada waktu itikaf hanya melalui pos I. Kendaraan roda dua parkir pada kantong parkir depan pos I dan roda empat parkir di sepanjang Jalan Mentawai I sisi barat.

 

"Masjid juga tidak menyediakan menu sahur, sehingga jemaah bisa mengatur itu secara pribadi dengan zona untuk makan sahur di tenda putri - B. Jamaah juga dilarang ke area luar main prayer kecuali untuk berwudu di area selatan dan basement," tambahnya.

 

Kemudian untuk keamanan dan kenyamanan jemaah, area masjid akan dipantau CCTV.  Seluruh jemaah juga diminta wajib mematuhi peraturan yang berlaku di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo. (nis/bun)

 

 

Editor : Kabun Triyatno
#itikaf #Jemaah #masjid sheikh zayed solo