Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Okupansi Hotel Kena Imbas Positif Long Weekend di Solo

Maulida Afifa Tri Fahyani • Rabu, 29 Januari 2025 | 04:05 WIB
JADWAL KHUSUS: Sambut long weekend, Solo Art Market di Selasar Ngarsopuro.
JADWAL KHUSUS: Sambut long weekend, Solo Art Market di Selasar Ngarsopuro.

RADARSOLO.COM - Pemkot Solo menyambut antusias long weekend dalam peringatan Isra Miraj dan Imlek 2025 dengan berbagai event. Adanya pawai, konser, hingga event pameran UMKM berimbas pada tingkat kunjungan wisatawan di Solo semakin meningkat.

Dampak positif juga dirasakan industri perhotelan di Kota Bengawan. Rata-rata hotel mencatatkan okupansi tinggi di akhir Januari ini.

Front Office Manager Lorin Solo Hotel Suyatman mengungkapkan, selama long weekend ini hotelnya sudah hampir penuh dengan okupansi mencapai sekitar 95 persen.

"Tingkat okupansi selama liburan long weekend Isra Miraj dan Imlek ini, itu kita mengalami peningkatan. Bahkan di tanggal 25-29 januari kita sudah hampir penuh sekitar 95 persen," katanya kepada Jawa Pos Radar Solo, Selasa (28/1).

Suyatman mengatakan, pemesanan mulai dilakukan wisatawan sejak awal Januari dan meningkat tajam menuju akhir bulan.

Menurutnya, tamu yang menginap rata-rata berasal dari luar kota seperti Jakarta, Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta, yang datang bersama keluarga untuk berlibur di Solo.

"Pemesanan ramai mulai awal Januari, terutama saat cuti bersama pada 28 Januari dan perayaan Imlek pada 29 Januari hampir penuh," ujarnya.

Di sisi lain, Hotel-hotel dibawah naungan Accor Hotel Solo juga mengalami lonjakan signifikan. Cluster Director of Sales and Marketing Accor Hotel Solo Weni Fitriati mengatakan bahwa okupansi hotelnya mencapai lebih dari 98 persen dari tanggal 24-27 Januari.

"Mayoritas tamu kami berasal dari Jakarta," tambah Weni.

Sementara itu, Solo Paragon Hotel & Residences juga tidak ketinggalan dalam mencatatkan okupansi tinggi, dengan angka mencapai 95 persen selama periode 24 hingga 29 Januari.

Mahadewi Lourdes, Marketing Communication Solo Paragon Hotel & Residences menyebut, tamu yang datang sebagian besar berasal dari wilayah Jawa, khususnya Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

"Kami menawarkan kamar superior dengan harga mulai dari Rp 960 ribu yang sudah termasuk sarapan untuk dua orang," jelasnya.

Secara keseluruhan, adanya lonjakan okupansi ini menunjukkan minat yang tinggi dari wisatawan domestik untuk menghabiskan waktu liburan mereka di Solo. Bahkan di sejumlah destinasi wisata turut terjadi lonjakan pengunjung signifikan. (ul/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#imlek #long weekend #solo #isra miraj