Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Kunjungan ke Keraton Kasunanan Surakarta Selama Libur Lebaran Meningkat Pesat

Maulida Afifa Tri Fahyani • Rabu, 9 April 2025 | 03:28 WIB

 

BCB: Pengunjung yang berkunjung ke Museum Keraton Kasunanan Surakarta.
BCB: Pengunjung yang berkunjung ke Museum Keraton Kasunanan Surakarta.
 

RADARSOLO.COM - Museum Keraton Kasunanan Surakarta mengalami lonjakan pengunjung signifikan selama libur Lebaran 2025.

Supervisor Museum Keraton Surakarta Raden Mas Rio Panji mengatakan, kenaikan pengunjung meningkat hingga lima kali lipat selama cuti hari raya.

"Kunjungan wisatawan di museum mulai meningkat sebelum hari raya, dan terus naik selama masa liburan. Rata-rata perhari mencapai 1.500an," terang Rio saat ditemui di kantornya, Selasa (8/3).

Rio mengatakan, jumlah pengunjung terus melonjak tinggi sejak H+1 Lebaran. Menurutnya, puncak tingkat kunjungan terjadi pada H+3, di mana ada sekira 1.900 wisatawan yang berkunjung ke museum keraton.

"Di hari biasa pengunjung museum hanya sekira 200 orang, jadi lonjakan selama hari raya ini mencapai lima kali lipat lebih," ungkapnya

Dia juga menyebut, rata-rata pengunjung berasal dari luar kota seperti Jakarta. Di mana mayoritas merupakan pemudik yang mengunjungi tempat wisata di Solo.

"Untuk harga tiket masuk museum tetap Rp 35.000 untuk wisatawan domestik, Rp 25.000 untuk pelajar, dan Rp 60.000 untuk wisatawan asing. Kami juga tidak ada penambahan tour guide," jelasnya.

Sementara itu, budayawan sekaligus kerabat keraton, Kanjeng Nuky Mahendranata Adiningrat juga mengamini bahwa Keraton Kasunanan Surakarta menjadi salah satu tujuan wisata para pemudik lebaran.

"Tidak hanya museum, kunjungan di lingkungan sekitar pemukiman keraton juga meningkat pesat, lebih ramai dari biasanya," ungkapnya

Menurutnya, hal itu juga didorong oleh adanya upacara besar seperti Grebeg hingga atraksi-atraksi yang menghibur pengunjung. Serta rampungnya revitalisasi beberapa bagian keraton sebagai daya tarik baru bagi wisatawan.

"Meski operasional museum itu tutup jam 4 sore, tapi sampai jam 7-8 malam itu lingkungan keraton masih ramai, banyak yang berfoto-foto di area pelataran kamandungan," jelasnya.

Salah seorang pengunjung museum, Melan, 29, mengaku antusias berkunjung ke keraton kasunanan. Dia mengakui berasal dari Jakarta. Dia datang bersama keluarganya hanya untuk merasakan berwisata di Kota Bengawan.

"Tujuannya memang wisata yang berbau sejarah, jadi mampir ke museum sini, jadi ya tertarik sama benda-benda kesejarahan," tukasnya. (ul/nik)

Editor : Niko auglandy
#lebaran #libur #keraton kasunanan surakarta