RADARSOLO.COM – Proses regenerasi kepemimpinan di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Surakarta terus bergulir. Ketua DPC Gerindra Solo Ardianto Kuswinarno memastikan bahwa pihaknya telah menyelesaikan usulan kepengurusan baru dan tinggal menunggu keputusan resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.
Menurut Ardianto, meski hingga kini belum ada informasi pasti dari pusat mengenai turunnya Surat Keputusan (SK), namun seluruh berkas usulan telah dikirim dan sedang dalam proses finalisasi bersama sejumlah daerah lain di Jawa Tengah.
“Kalau dari pusat belum ada info, yang penting kami sudah mengusulkan. SK-nya kemungkinan nanti keluarnya bareng se-Jawa Tengah. Memang ada beberapa daerah yang juga berganti, termasuk di wilayah Solo Raya,” jelas Ardianto Rabu (12/11).
Ardianto menyebut, DPP Gerindra memberi perhatian khusus terhadap proses regenerasi di Kota Solo. Hal ini tak lepas dari posisi strategis Solo sebagai pusat kegiatan politik di kawasan Soloraya.
“Perhatian dari DPP cukup besar untuk Solo. Karena bagaimanapun Solo ini dianggap pusatnya Solo Raya, jadi wajar kalau prosesnya mendapat sorotan dan pertimbangan khusus dari DPP,” terangnya.
Dia menegaskan, proses regenerasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah penting untuk memastikan Gerindra di tingkat daerah tetap dinamis dan adaptif terhadap perkembangan politik lokal.
“Regenerasi ini bukan hanya soal pergantian posisi, tapi soal keberlanjutan semangat dan visi partai. Kami ingin kader-kader muda ikut aktif dan diberi ruang untuk berperan,” imbuhnya.
Ardianto memastikan bahwa kepengurusan baru telah disusun bersama dan diajukan secara resmi. Dalam struktur baru tersebut, sekitar 40 persen pengurus lama tetap dipertahankan, sementara 60 persen diisi wajah-wajah baru untuk memberikan penyegaran di tubuh partai.
“Struktur kepengurusan sudah rampung dan sudah kami kirim. Tinggal menunggu SK turun dari pusat. Kami harap sebelum akhir tahun sudah ada keputusan resmi, sehingga DPC Gerindra Solo bisa segera beradaptasi dengan formasi baru,” ucapnya.
Dia menambahkan, pergantian pengurus di Solo menjadi bagian dari restrukturisasi serentak Partai Gerindra secara nasional.
“Jadi bukan hanya di Solo, tapi di seluruh Indonesia memang ada peremajaan struktur. Di Solo Raya saja beberapa daerah juga mengalami pergantian pengurus. Ini memang bagian dari konsolidasi nasional,” katanya.
Lebih lanjut, Ardianto menegaskan bahwa DPP menaruh perhatian lebih karena Solo memiliki posisi simbolik dan strategis bagi Gerindra di Jawa Tengah.
“Intinya, untuk pergantian di Kota Solo ini, DPP memperhatikan sekali. Karena Solo bukan kota biasa, tapi pusat dari Solo Raya, sekaligus barometer politik daerah. Jadi kami paham kalau pusat ingin benar-benar menyeleksi dan menimbang secara matang sebelum SK turun,” paparnya.
Meski begitu, Ardianto menyatakan bahwa seluruh kader di Solo siap menjalankan apapun keputusan dari DPP. Ia juga memastikan transisi kepemimpinan berjalan kondusif dan tetap solid.
“Kami siap dengan apapun keputusan dari pusat. Yang penting semangat kebersamaan dan loyalitas terhadap partai tetap terjaga. Regenerasi ini harus membawa Gerindra Solo semakin kuat, solid, dan dekat dengan masyarakat,” tandasnya. (atn/nik)
Editor : Niko auglandy