Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Stok Bahan Pokok di Solo Diklaim Aman Tiga Bulan, Pemkot Perkuat Distribusi untuk Cegah Inflasi Akhir Tahun

Silvester Kurniawan • Jumat, 12 Desember 2025 | 00:28 WIB
Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani cek harga di pasar tradisional. (Humas Pemkot Solo)
Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani cek harga di pasar tradisional. (Humas Pemkot Solo)

RADARSOLO.COM – Pemkot Solo meningkatkan pengawasan terhadap pasokan dan harga sembako di pasar tradisional sebagai upaya mengantisipasi potensi inflasi menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Langkah ini diputuskan dalam Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Surakarta pada Kamis (11/12/2025).

Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani memimpin rakor yang melibatkan Bank Indonesia, Bulog, perangkat daerah teknis, dan jajaran kecamatan, untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan di Kota Solo.

"Ini kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat penanganan inflasi menjelang Natal dan Tahun Baru, sekaligus memastikan stabilitas pasokan serta harga pangan di Kota Solo," kata Astrid.

Astrid menilai tantangan inflasi akhir tahun membutuhkan respons cepat dan terkoordinasi. Pemkot menginstruksikan langkah konkret, termasuk pemantauan harga harian dan penguatan distribusi.

Peningkatan akurasi laporan stok komoditas strategis (beras, minyak goreng, telur, daging ayam, dan LPG). Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai intervensi langsung untuk menjaga daya beli masyarakat.

"Operasi pasar, pemantauan harga harian, gerakan pasar murah akan terus dilakukan secara berkala hingga pergantian tahun demi menjaga stabilitas ekonomi daerah dan melindungi daya beli masyarakat," tegasnya.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo Arif Handoko mengonfirmasi bahwa pasokan barang kebutuhan pokok dan bahan penting (bapokting) di Solo masih dalam tataran normal.

Arif menambahkan, pemkot telah mengumpulkan distributor dan berbagai pihak terkait untuk memastikan ketersediaan. "Persiapan Natal dan tahun baru ini kan berlanjut ke Imlek dan Idul Fitri. Khusus untuk bapokting ini aman untuk tiga bulan kedepan," ucap Arif Handoko. Koordinasi juga dilakukan untuk memastikan pasokan LPG dan bahan bakar lainnya tetap stabil. (ves/bun)

 

Editor : Kabun Triyatno
#natal #tahun baru #harga #tpid #bulog #Sembako