RADARSOLO.COM – Revitalisasi Segaran Sriwedari tak sekadar untuk mempercantik kawasan sekitar, namun juga sebagai pengendali genangan dan banjir.
Salah satunya memaksimalkan fungsi Segaran sebagai kolam retensi. Memaksimalkan fungsi itu, masih butuh dua tahapan pengerjaan fisik.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Solo Nur Basuki menjelaskan, tahap pertama revitalisasi Segaran Sriwedari sudah kelar. Bahkan saat ini area pertamanan sudah dipakai untuk berbagai kegiatan.
Tahap pertama dikerjakan sejak medio tahun ini, dengan anggaran Rp 1,8 miliar dari APBD 2025. Berupa pengerjaan pengerukan, perbaikan Panti Pangeksi, hingga pemugaran Guo Sworo yang sebelumnya tertimbun tanah.
“Tahap pertama sudah selesai. Jadi, kalau mau dipakai untuk kegiatan sudah bisa. Hanya saja kalau untuk penataan kawasannya masih belum. Karena penataan lanskap kawasannya baru dianggarkan tahun depan (APBD 2026),” jelas Basuki, Minggu (21/12).
Basuki menambahkan, revitalisasi tahap kedua diperkirakan menyedot anggaran Rp 1 miliar. Fokus pengerjaan berupa perbaikan talut luar, sebagai persiapan revitalisasi tahap ketiga pada 2027. Serta penataan kawasan sekitar agar tampak lebih indah.
“Tahap kedua nanti penataan kawasan dan perbaikan talut luar. Jadi memang tidak mengganggu. Makanya kalau untuk kegiatan, sudah bisa digunakan setelah tahap satu ini selesai,” imbuh Basuki.
Terkait pemanfaatan Segaran sebagai kolam retensi, Basuki mengaku belum bisa dilakukan setelah revitalisasi tahap satu dan dua.
Karena dua tahapan ini hanya menyentuh sisi bangunan sejarah dan fungsi taman kota. Kolam retensi baru direncanakan saat tahap ketiga, 2027 mendatang.
“Tahap ketiga belum kami hitung kebutuhannya. Anggarannya pasti cukup besar, karena berkaitan dengan penataan drainase di sekitar kawasan Sriwedari. Juga menyambungkan dengan saluran drainase terkait,” urai Basuki.
Selama ini, dainase Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Kebangkitan Nasional dialirkan ke drainase Jalan Bhayangkara.
Ke depan, akan diubah masuk ke kolam retensi Segaran Sriwedari. Rencana ini diprediksi bisa mengatasi masalah genangan dan banjir lokal kawasan Sriwedari.
“Kami pelan-pelan mengembalikan fungsi Segaran Sriwedari. Harapannya, Panti Pangeksi, Guo Sworo, dan Segaran bisa difungsikan. Ini akan dibuka untuk umum, agar bisa dinikmati semua warga,” ucap Wali Kota Solo Respati Ardi, belum lama ini. (ves/fer)
Editor : Niko auglandy