Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Antisipasi Banjir, Respati-Astrid Turun ke Sungai: Solo Segera Miliki Program Wali Jogo Kali dan Satgas Khusus

Silvester Kurniawan • Minggu, 18 Januari 2026 | 17:51 WIB

Wali Kota Respati Ardi turun membersihkan selokan dan sungai bersama warga. (Humas Pemkot Solo)
Wali Kota Respati Ardi turun membersihkan selokan dan sungai bersama warga. (Humas Pemkot Solo)

RADARSOLO.COM – Pemkot Solo  memperketat langkah mitigasi bencana banjir di tengah puncak musim hujan. Dalam aksi serentak di dua lokasi berbeda, Wali Kota Solo Respati Ardi dan Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani turun langsung memimpin kerja bakti membersihkan anak sungai dan saluran drainase guna memastikan aliran air di Kota Bengawan tetap lancar, Minggu (18/1).

Di Kelurahan Panularan, Laweyan, Wali Kota Respati Ardi bersama warga RT 06 RW 03 membersihkan tumbuhan liar dan sampah yang menyumbat drainase primer di Jalan Bhayangkara. Merespons banyaknya keluhan warga terkait sungai yang cepat meluap, Respati mengumumkan rencana peluncuran program strategis bertajuk "Wali Jogo Kali".

Baca Juga: Kembali Ajukan Praperadilan Dugaan Korupsi Masjid Agung Madaniyah Karanganyar, Ini Pihak Termohon

“Curah hujan tinggi menuntut gotong royong ekstra. Kami akan inisiasi program Wali Jogo Kali yang dilakukan rutin setiap hari Jumat. Jadi, aksi bersih-bersih sungai tidak hanya saat musim hujan, tapi reguler sepanjang tahun agar sampah tidak menumpuk,” tegas Respati Ardi di sela aksi tersebut.

Tak sekadar imbauan, Respati memastikan Pemkot Solo akan segera membentuk Tim Satgas (Satuan Tugas) Sungai untuk mempercepat penanganan aduan masyarakat terkait lingkungan. Ia meminta warga tidak segan berkoordinasi dengan pihak kelurahan atau Dinas Lingkungan Hidup (DLH) jika membutuhkan bantuan alat atau personel untuk pembersihan skala besar.

Baca Juga: Jawab Kritik Dewan, Wali Kota Solo Pastikan 11 Pasar Tradisional Tetap Sesuai Karakter Meski Disentuh Investor

“Silakan hubungi kelurahan masing-masing dan DLH. Satgas ini akan segera kita tindak lanjuti dalam waktu dekat untuk merespons aduan terkait lingkungan dan sumbatan air,” imbuhnya.

Sementara itu, di Kelurahan Pajang, Wakil Wali Kota Astrid Widayani bergabung dengan warga untuk memungut sampah dan mengangkat sedimen (endapan tanah) di aliran sungai setempat. Astrid menilai, tumpukan sedimen dan sampah rumahan merupakan pemicu utama luapan air ke permukiman warga.

Baca Juga: Profil Napan Group, Usaha di Bidang Apa? Kini Ramai Disebut Usai Henry Pribadi, Cucu Sang Pendiri Meninggal Kecelakaan Ski di Jepang

"Kerja bakti ini adalah contoh nyata gotong royong. Sungai yang bersih akan memperlancar aliran air dan mengurangi risiko genangan. Kami berharap sinergi ini berkelanjutan di seluruh wilayah Surakarta sebagai bagian dari sistem drainase kota yang sehat," tutur Astrid yang akrab disapa Mbak Wawali.

Aksi pimpinan daerah ini menjadi sinyal kuat bahwa pengendalian banjir di Solo akan dilakukan melalui pendekatan preventif dan kolaboratif. Pemkot Solo menargetkan perbaikan fungsi drainase melalui program rutin mingguan akan mampu meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus menjaga kesehatan masyarakat dari ancaman penyakit di musim hujan.

Dengan pembentukan Satgas Sungai dan program "Wali Jogo Kali", Solo diharapkan memiliki sistem pengawasan sungai yang lebih aktif dan terorganisir, melibatkan peran serta masyarakat sebagai penjaga utama kelestarian air di lingkungannya masing-masing. (ves/bun)

Editor : Kabun Triyatno
#sungai #mitigasi bencana #Wali Kota Solo Respati Ardi #wakil wali kota solo astrid widayani #bersih-bersih #banjir #pemkot solo