Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Grebeg Sudiro 2026 Masuk Top 10 Event Jateng dan Karisma Nusantara, Targetkan 450 Ribu Wisatawan Padati Pasar Gede

Silvester Kurniawan • Selasa, 3 Februari 2026 | 16:57 WIB

Grebeg Sudiriro 2025 lalu menyedot animo masyarakat dan wisatawan dari luar daerah. (Arief Budiman/Radar Solo)
Grebeg Sudiriro 2025 lalu menyedot animo masyarakat dan wisatawan dari luar daerah. (Arief Budiman/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Perayaan Imlek di Kota Solo dipastikan semakin meriah seiring dengan terpilihnya Grebeg Sudiro dalam deretan Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. Pencapaian ini merupakan kali ketiga berturut-turut bagi Grebeg Sudiro, sekaligus mencatatkan diri sebagai satu-satunya event tingkat kelurahan yang mampu menembus kurasi prestisius Kementerian Pariwisata.

Panitia penyelenggara memasang target tinggi pada gelaran tahun ini. Merujuk pada data 2025 yang mencatat 434.000 pengunjung, pada Grebeg Sudiro 2026 ini jumlah wisatawan ditargetkan menembus angka 450.000 orang.

Baca Juga: Petasan Imlek 2026 di Kota Solo Ditiadakan, Ini Alasan dan Asal-usul Petasan dalam Perayaan Tahun Baru Cina

“Tema tahun ini adalah Heritage In Harmony. Kami ingin menunjukkan bagaimana menjaga dan menghargai warisan budaya sambil tetap hidup berdampingan secara harmonis di tengah perkembangan zaman,” ujar Ketua Panitia Grebeg Sudiro 2026 Arsatya Putra Utama, Selasa (3/2/2026).

Dukungan pemerintah pusat dan provinsi yang semakin besar membuat rangkaian kegiatan tahun ini lebih padat dan variatif. Grebeg Sudiro 2026 juga tercatat masuk dalam 10 Top Event Pariwisata Provinsi Jawa Tengah.

Baca Juga: 5 Arti Mimpi Merayakan Imlek 2026: Pertanda Rezeki, Harmoni, dan Awal Baru di Tahun Baru

Rangkaian acara akan berlangsung sepanjang Februari, dimulai dengan ritual Umbul Mantram pada 5 Februari. Puncak kemeriahan berupa Karnaval Budaya dijadwalkan pada 15 Februari, disusul panggung hiburan Semarak In Harmony di kawasan Pasar Gede pada malam Imlek, 16 Februari. Tak hanya itu, wisatawan juga bisa menikmati Wisata Perahu dan Festival Kuliner di Ketandan yang beroperasi dari tanggal 6 hingga 21 Februari.

Lurah Sudiroprajan Agustinus Deny Khristiawan menekankan bahwa Grebeg Sudiro bukan sekadar seremoni budaya, melainkan motor penggerak ekonomi kerakyatan. Keterlibatan masyarakat lokal sangat dominan, mulai dari pembuatan jodang (tandu persembahan) hingga pengelolaan wisata perahu.

Baca Juga: Lebih dari Sekadar Uang Saku Tahun Baru Imlek: Menelusuri Sejarah dan Filosofi Angpao sebagai Penolak Bala

“Kami melibatkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Semua ikut bergerak, mulai dari kerja bakti persiapan hingga bazar UMKM di Balai Kota Solo pada 10-16 Februari nanti. Harapannya, dampak ekonominya benar-benar dirasakan langsung oleh warga Solo,” terang Deny.

Dengan masuknya Grebeg Sudiro dalam kalender event nasional, promosi besar-besaran diharapkan mampu menyedot perhatian wisatawan mancanegara, sekaligus mengukuhkan Solo sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi dan keharmonisan budaya. (ves/bun)

Editor : Kabun Triyatno
#event #Karisma Event Nusantara #grebeg sudiro #umkm #kota solo #pasar gede #wisata