RADARSOLO – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo meningkatkan kesiapsiagaan personel guna mengamankan rangkaian Perayaan Imlek 2026 yang mulai memadati pusat kota. Pengawasan ketat difokuskan pada titik-titik keramaian, mulai dari kawasan Gladag hingga Pasar Gede, guna menjamin keamanan dan kenyamanan warga maupun wisatawan.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Solo Didik Anggono menegaskan bahwa personel akan disiagakan penuh, terutama pada akhir pekan dan tanggal-tanggal krusial. Fokus pengamanan meliputi agenda besar seperti Umbul Mantram, Grebeg Sudiro, hingga puncak malam perayaan Imlek.
“Kami siapkan personel yang cukup bersama Dinas Perhubungan dan Satlantas. Kami minta masyarakat serta pelaku usaha mematuhi arahan petugas di lapangan, termasuk aturan lokasi berdagang dan larangan penggunaan taman untuk berjualan,” tegas Didik, Rabu (4/2/2026).
Didik menambahkan, pengaturan khusus telah diberlakukan bagi penyedia jasa kostum atau cosplay, yang kini dipusatkan di sisi timur wilayah Ketandan agar tidak memicu kesemrawutan. Sementara itu, pengunjung diimbau untuk tidak mengenakan perhiasan mencolok serta meningkatkan pengawasan terhadap anak kecil di tengah lautan manusia.
Baca Juga: Kodam IV Diponegoro Klarifikasi Video Anies Baswedan Berfoto dengan Anggota Intel Kodim Karanganyar
Di sisi lain, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo menyiapkan rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional. Patroli rutin akan ditingkatkan untuk menyisir pelanggaran parkir liar yang kerap menjadi pemicu kemacetan di area lampion.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Solo Andri Wahyudi menjelaskan bahwa pengalihan arus kendaraan hanya akan dilakukan pada waktu tertentu saat puncak kegiatan berlangsung.
Baca Juga: Antisipasi Kekosongan Kelas, Pemkot Solo Siapkan Skema Kontrak Perorangan untuk 286 Guru Baru
“Pengaturan lalu lintasnya fleksibel. Kami meminta pengguna jalan untuk bijak mencari rute alternatif agar tidak terjebak kemacetan di pusat kota. Bagi pengunjung, pastikan memarkir kendaraan di kantong-kantong parkir resmi yang telah kami sediakan,” ujar Andri.
Rangkaian acara sendiri sudah dimulai sejak 1 Februari dengan penyalaan ribuan lampion di sepanjang poros Gladag hingga Pasar Gede. Selain lampion, daya tarik utama lainnya seperti Wisata Perahu Kali Pepe dan Bazar UMKM diprediksi akan terus menarik ribuan pengunjung hingga akhir bulan ini. Pemkot Solo berkomitmen untuk terus melakukan koordinasi intensif antar-instansi guna memastikan Imlek 2026 berjalan kondusif. (ves/ren)
Editor : Kabun Triyatno