Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Ketua DPC Gerindra Solo: Wakil Bupati Klaten Benny Indra Kader Terbaik, Kami Sangat Kehilangan

Antonius Christian • Sabtu, 7 Februari 2026 | 14:13 WIB
Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto saat menerima penghargaan  kategori Top Pembina Pendidikan Kolaboratif dalam Anugerah Pendidikan Radar Solo 2025. (Arief Budiman/Radar Solo)
Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto saat menerima penghargaan kategori Top Pembina Pendidikan Kolaboratif dalam Anugerah Pendidikan Radar Solo 2025. (Arief Budiman/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Wafatnya Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardianto menyisakan duka mendalam di kalangan kader Partai Gerindra.

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Solo Ardianto Kuswinarno mengaku sangat terpukul atas wafatnya sosok kader muda terbaik Gerindra di Kabupaten Klaten tersebut.

“Beliau kader terbaik. Mas Benny ini anak dari Mas Hariyanto, Wakil Ketua DPRD Klaten dan Ketua DPC Gerindra Klaten, yang juga seangkatan dengan saya di pengurusan. Saya sangat dekat dengan Mas Hariyanto, otomatis juga sangat dekat dengan Mas Benny,” ujar Ardianto saat dikonfirmasi, Sabtu (7/2).

Ia mengungkapkan, kabar duka tersebut pertama kali diterimanya hanya beberapa menit setelah Benny dinyatakan meninggal dunia.

Saat itu, Ardianto sedang menghadiri acara menerima tamu.

“Saya yang pertama kali dihubungi, selang lima menit setelah Mas Benny dinyatakan meninggal dunia. Saya dihubungi salah satu keluarga. Waktu itu saya lagi among tamu, langsung kaget. Sampai sekarang masih nangis ketika mendapat kabar ini,” tuturnya dengan suara bergetar.

Menurut Ardianto, Benny dikenal sebagai kader muda yang selama ini aktif bergerak di sayap partai, sehingga kiprahnya di kepartaian belum banyak terlihat di struktur utama.

Ia menilai Benny memiliki potensi besar untuk menjadi kader strategis Gerindra ke depan.

“Kalau di kepartaian, Mas Benny ini kader muda. Kiprahnya memang belum terlalu kelihatan karena selama ini bergerak di sayap partai. Tapi potensinya besar sekali,” jelasnya.

Kedekatan personal juga terjalin karena Ardianto kerap singgah ke rumah keluarga Benny di Delanggu setiap kali berkunjung ke Yogyakarta.

“Kalau saya ke Jogja, pasti mampir ke rumah Mas Benny di Delanggu. Jadi makin akrab,” imbuhnya.

Baca Juga: Profil Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal di Usia 33 Tahun: dari Pengusaha Muda ke Panggung Politik

Terkait penyebab wafatnya Benny, Ardianto mengaku belum mengetahui secara pasti.

Ia merasa sungkan menanyakan detail tersebut karena keluarga sedang dalam suasana duka.

“Soal sakit apa, sampai sekarang saya belum tahu. Tadi keluarga yang menghubungi juga sedang menangis semua, terdengar dari sambungan telepon. Saya mau tanya juga sungkan, tidak enak,” ucapnya.

Atas nama pribadi dan keluarga besar DPC Gerindra Kota Solo, Ardianto menyampaikan belasungkawa mendalam dan doa bagi almarhum.

“Saya berharap keluarga selalu kuat menghadapi cobaan ini. Sekali lagi saya merasa kehilangan sosok kader terbaik di Klaten. Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah dan dosa-dosanya diampuni oleh Allah,” katanya.

Ia juga memastikan jajaran pengurus DPC Gerindra Kota Solo akan melayat ke rumah duka di Delanggu pada Sabtu malam.

“Nanti malam kami keluarga DPC Gerindra Solo akan melayat ke rumah duka, semua pengurus. Besok Minggu kami ada acara ulang tahun Partai Gerindra yang sudah direncanakan jauh-jauh hari, tapi malam ini tetap kami ke rumah duka,” pungkas Ardianto. (atn)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#meninggal dunia #wabup klaten benny #Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto