RADARSOLO.COM – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, KGPA Tedjowulan membagikan sedikitnya 500 paket bingkisan Lebaran kepada para abdi dalem di kawasan Pagelaran, Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Rabu (18/3) siang.
Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian nyata terhadap para pengabdi budaya yang telah setia menjaga kelestarian keraton. Didampingi istri dan sejumlah sentana, Tedjowulan menegaskan bahwa kepemimpinan esensinya adalah memastikan kesejahteraan lahir dan batin seluruh anggota keluarga besar keraton.
Baca Juga: Keraton Solo Bagikan 2.000 Paket Sembako, Ada Beras Tommy Soeharto hingga Bingkisan El Rumi
"Menjelang Idulfitri, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan para abdi dalem agar dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh sukacita," ujar Tedjowulan, Rabu (18/3).
Pemberian bingkisan tahun ini mendapat dukungan dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Cakupan distribusinya pun meluas, tidak hanya terbatas di wilayah Solo Raya, tetapi juga menjangkau abdi dalem yang berada di luar daerah hingga ke Jawa Timur.
Baca Juga: Kecelakaan di Wonosari Klaten: Paman dan Keponakan Tewas Jelang Lebaran
Selain pembagian logistik, pihak keraton juga tengah mempersiapkan agenda besar lainnya. Halalbihalal akbar dijadwalkan berlangsung pada 26 Maret 2026 di Sasana Handrawina. Kunjungan Menteri Kebudayaan Fadli Zon direncanakan hadir untuk meninjau kawasan Keraton Kilen yang masuk dalam tahap revitalisasi lanjutan.
Juru bicara KGPA Tedjowulan, Kanjeng Pakoenegoro menjelaskan, konsep Halalbihalal tahun ini sengaja dirancang untuk mempererat silaturahmi di tengah kondisi belum adanya raja definitif. Fokus utama kegiatan adalah nilai kebersamaan tanpa menonjolkan satu figur tertentu.
Baca Juga: Polresta Solo Kejar-kejaran dengan Pelaku Pesta Miras di Gang Sempit Sudiroprajan, 1 Orang Buron
"Tradisi sungkeman dan saling memaafkan tetap menjadi inti. Yang muda menghormati yang sepuh, lalu bersalaman sebagai simbol soliditas internal serta menjaga kelestarian budaya di tengah dinamika yang ada," pungkas Pakoenegoro.
Revitalisasi fisik bangunan keraton yang terus berjalan diharapkan beriringan dengan penguatan kerukunan antar-sentana dan abdi dalem demi masa depan Keraton Surakarta yang lebih kokoh. (ves)
Editor : Kabun Triyatno