RADARSOLO.COM – Gema takbir bersahut-sahutan memecah keheningan kawasan Purwosari, Kota Solo, pada Jumat malam (20/3/2026).
DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta menggelar gelaran fenomenal bertajuk "Pesta Rakyat Malam Takbiran Idul Fitri 1447H" sebagai puncak kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah Ramadhan.
Acara yang berlangsung semarak ini melibatkan partisipasi aktif jamaah dari enam masjid di Kelurahan Purwosari, menciptakan harmoni antara nilai spiritual dan semangat kebangsaan.
Parade Obor dari 6 Masjid Purwosari
Kemeriahan dimulai dengan parade takbiran keliling kampung.
Ratusan warga membawa obor yang menyala terang, bergerak dari enam titik masjid menuju pusat acara.
Enam masjid tersebut antara lain:
- Masjid Jami' M Thohir Yosoroto
- Langgar Al Aamiin Yosoroto
- Masjid Ar Rochili
- Langgar Hasanah
- Masjid Istiqomah
- Masjid Muhajirin
Pesta Kuliner Rakyat: Dari Wedangan, Nasi Liwet hingga Wedang Ronde
Setelah berkeliling, para jamaah dan warga diajak berpesta bersama menikmati sajian kuliner khas Solo yang telah disiapkan.
Suasana hangat tercipta dengan sajian khas wedangan yang berjejer rapi dengan Nasi Liwet, Bakso, Wedang Ronde.
Warga dan jamaah dapat menikmati sajian tersebut secara cuma-cuma sembari mendengarkan kemeriahan Gema Takbir dan pesta kembang api.
Komitmen "Maraton Kebaikan" 30 Hari
Ketua DPC PDIP Kota Solo, Aria Bima, menegaskan bahwa pesta rakyat ini adalah penutup dari rangkaian kegiatan sosial selama 30 hari penuh, mulai dari pembagian takjil, tarawih berjamaah, hingga penyaluran 5.000 paket sembako.
"Ini adalah wujud nasionalisme kerakyatan yang tumbuh di atas masyarakat yang religius. Kami ingin menunjukkan bahwa komitmen PDI Perjuangan selalu hadir dalam setiap hari besar keagamaan," ujar Aria Bima di sela-sela gemuruh takbir.
Menjadi Tradisi Tahunan Baru
Bendahara DPC PDIP Kota Solo, Bambang Nugroho "Gage", menambahkan bahwa ini adalah kali pertama DPC menggelar acara takbiran sebesar ini di kantor partai.
Melihat antusiasme warga yang luar biasa, pihaknya berencana menjadikan agenda ini sebagai tradisi tahunan.
Kemeriahan ini disambut antusias oleh warga. Solihin, salah satu perwakilan jamaah dari Masjid Ar Rochili, mengungkapkan kegembiraannya atas inisiatif ini.
"Luar biasa meriah dan bahagia. PDI Perjuangan bisa membaur langsung dengan masyarakat. Harapannya, tahun depan bisa lebih meriah lagi," ungkap Solihin, salah satu perwakilan jamaah Masjid Ar Rochili dengan penuh semangat.
Acara ini sukses menjadi simbol harmoni di Kota Solo, membuktikan bahwa politik dan agama bisa berjalan beriringan dalam bingkai kebersamaan yang hangat. (dam)
Editor : Damianus Bram