23.7 C
Surakarta
Saturday, 28 January 2023

Ganjar Dukung Pembinaan Atlet E-Sports hingga ke Pelosok: Biar Tak Terpusat di Kota

RADARSOLO.ID – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendukung pembinaan atlet-atlet e-sports hingga ke pelosok-pelosok. Sehingga akan lahir atlet-atlet e-sports potensial, yang tak hanya terpusat dari kota.

Hal itu diungkapkan Ganjar saat membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) E-Sports Jawa Tengah di Pendapa Balai Kota Solo, Selasa (26/11). Gubernur mengaku senang melihat perkembangan olahraga kategori pikiran itu.

Dibuktikan dengan munculnya atlet-atlet berbakat. Termasuk kian banyaknya event kompetisi di cabang olahraga ini. Menurut Ganjar, dengan terus dibina dan diasah di banyak event kejuaraan, para atlet akan kian tajam kemampuannya.

“Perkembangannya cukup bagus. Dan sekarang minat e-sports datang dari penjuru-penjuru di Jawa Tengah, bahkan sampai pelosok. Ternyata anak berbakat kita punya talenta yang hebat-hebat,” papar Ganjar.

Untuk itulah, Ganjar menegaskan bahwa olahraga ini harus dipandang serius, terutama dalam hal pembinanaan. Seperti cabang olahraga lain, pembinaan atlet e-sports juga mesti dilakukan berjenjang, mulai tingkat paling bawah. Sehingga dari olahraga ini juga bisa membawa Indonesia berprestasi di kancah internasional.

Di Jawa Tengah sendiri, Ganjar melihat pembinaan yang sangat bagus dari para pengurus e-sports. Sehingga makin banyak bermunculan atlet-atlet potensial.

“Sekarang muncul atlet-atlet dari pelosok-pelosok. Dulu orang berpikir bahwa game ini hanya dimainkan di anak-anak kota. Maka itulah yang hari ini perlu kita bina kegiatan semacam ini,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Harian Indonesia E-Sports Association (Iespa) Jawa Tengah Zinedine Alam Ganjar mengatakan, Kejurda E-Sports kali ini dilaksanakan untuk mencari sekaligus mengasah para atlet Jateng. Para juara yang muncul akan dikirim sebagai wakil Jateng pada gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 di Aceh.

“Ada lima cabang game yang dipertandingkan. Ini sesuai dengan cabang yang akan dipertandingkan dalam PON di Aceh dan Sumatera Utara 2024 mendatang,” terang dia.

Lima cabang game tersebut, di antaranya Lokapala diikuti sembilan tim, mobile legends 29 tim, PUBG 30 tim, free fire 27 tim, serta e-football 16 tim. Masing-masing tim merupakan perwakilan dari kabupaten/kota. Total diikuti oleh 434 atlet.

Kegiatan kualifikasi telah dilangsungkapln pada 23-24 November. Dilanjutkan offline 26-27 November 2022 di Pendapa Balai Kota Solo. (bay/ria)

RADARSOLO.ID – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendukung pembinaan atlet-atlet e-sports hingga ke pelosok-pelosok. Sehingga akan lahir atlet-atlet e-sports potensial, yang tak hanya terpusat dari kota.

Hal itu diungkapkan Ganjar saat membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) E-Sports Jawa Tengah di Pendapa Balai Kota Solo, Selasa (26/11). Gubernur mengaku senang melihat perkembangan olahraga kategori pikiran itu.

Dibuktikan dengan munculnya atlet-atlet berbakat. Termasuk kian banyaknya event kompetisi di cabang olahraga ini. Menurut Ganjar, dengan terus dibina dan diasah di banyak event kejuaraan, para atlet akan kian tajam kemampuannya.

“Perkembangannya cukup bagus. Dan sekarang minat e-sports datang dari penjuru-penjuru di Jawa Tengah, bahkan sampai pelosok. Ternyata anak berbakat kita punya talenta yang hebat-hebat,” papar Ganjar.

Untuk itulah, Ganjar menegaskan bahwa olahraga ini harus dipandang serius, terutama dalam hal pembinanaan. Seperti cabang olahraga lain, pembinaan atlet e-sports juga mesti dilakukan berjenjang, mulai tingkat paling bawah. Sehingga dari olahraga ini juga bisa membawa Indonesia berprestasi di kancah internasional.

Di Jawa Tengah sendiri, Ganjar melihat pembinaan yang sangat bagus dari para pengurus e-sports. Sehingga makin banyak bermunculan atlet-atlet potensial.

“Sekarang muncul atlet-atlet dari pelosok-pelosok. Dulu orang berpikir bahwa game ini hanya dimainkan di anak-anak kota. Maka itulah yang hari ini perlu kita bina kegiatan semacam ini,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Harian Indonesia E-Sports Association (Iespa) Jawa Tengah Zinedine Alam Ganjar mengatakan, Kejurda E-Sports kali ini dilaksanakan untuk mencari sekaligus mengasah para atlet Jateng. Para juara yang muncul akan dikirim sebagai wakil Jateng pada gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 di Aceh.

“Ada lima cabang game yang dipertandingkan. Ini sesuai dengan cabang yang akan dipertandingkan dalam PON di Aceh dan Sumatera Utara 2024 mendatang,” terang dia.

Lima cabang game tersebut, di antaranya Lokapala diikuti sembilan tim, mobile legends 29 tim, PUBG 30 tim, free fire 27 tim, serta e-football 16 tim. Masing-masing tim merupakan perwakilan dari kabupaten/kota. Total diikuti oleh 434 atlet.

Kegiatan kualifikasi telah dilangsungkapln pada 23-24 November. Dilanjutkan offline 26-27 November 2022 di Pendapa Balai Kota Solo. (bay/ria)

Populer

Berita Terbaru

spot_img