Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alwi Farhan Gagal Menuju ke Podium Korea Open 2026.

Niko Auglandy
Penulis: Niko Auglandy❯
PERSAINGAN KETAT: Pebulutangkis asal Kota Solo Alwi Farhan saat bertanding di ajang Korea Open 2026. (DOK. PBSI)
PERSAINGAN KETAT: Pebulutangkis asal Kota Solo Alwi Farhan saat bertanding di ajang Korea Open 2026. (DOK. PBSI)

Advertisement

RADARSOLO.COM – Langkah tunggal putra Indonesia Alwi Farhan terhenti di babak 16 besar Korea Open 2026. Meski sempat memenangi gim pertama, Alwi akhirnya kalah dari wakil Chinese Taipei, Wang Po-Wei, melalui pertarungan tiga gim dengan skor 21-17, 23-25, 15-21, Kamis (5/11/2026).

Kekalahan tersebut menyisakan evaluasi bagi Alwi. Pebulu tangkis unggulan keempat itu mengakui persiapannya menuju turnamen kali ini tidak berjalan maksimal. Kondisi fisik, terutama latihan kardio dan upaya menjaga kebugaran tubuh, menjadi pekerjaan yang perlu segera dibenahi.

Alwi sebenarnya mengawali pertandingan dengan baik. Ia berhasil mengamankan gim pertama dengan skor 21-17. Namun, Wang memberikan perlawanan ketat pada gim kedua dan memaksakan kemenangan 25-23. Pertandingan pun berlanjut ke gim penentuan.

Advertisement

Pada gim ketiga, Alwi belum mampu membendung permainan lawan. Wang akhirnya mengunci kemenangan dengan skor 21-15 sekaligus memastikan langkah Alwi terhenti di babak 16 besar.

Usai pertandingan, Alwi mengaku belum puas dengan hasil yang diperoleh. Meski demikian, dia tetap bersyukur telah berusaha memberikan kemampuan terbaik dengan kondisi persiapan yang dimiliki.

Advertisement

"Pastinya tidak cukup puas, tapi tetap bangga dan bersyukur sudah mencoba apa pun caranya. Walau saya rasa persiapan yang dibawa ke sini tidak begitu maksimal," ujar Alwi, dilansir dari rilis PBSI.

Dia mengakui tidak memiliki banyak pilihan strategi untuk menghadapi Wang. Sebaliknya, lawan mampu mengandalkan serangan smash keras yang sulit diantisipasi sepanjang pertandingan.

"Saya coba memanfaatkan dan memaksimalkan apa yang saya punya. Hari ini terasa saya tidak punya banyak opsi senjata melawan Wang Po-Wei. Sebaliknya, dia mempunyai smash-smash yang kencang dan kurang bisa saya antisipasi," jelasnya.

Alwi menerima hasil tersebut sebagai bagian dari proses evaluasi. Ia bertekad mengambil sisi positif dari pertandingan sekaligus memperbaiki kekurangan yang terlihat selama berlaga di Korea Open 2026.

Alwi secara khusus menyoroti aspek kebugaran yang dinilai masih belum optimal. Menurut dia, latihan kardio dan upaya menjaga kondisi tubuh perlu ditingkatkan agar mampu tampil lebih maksimal pada turnamen berikutnya.

Advertisement
Editor : Niko Auglandy

Artikel Terkait

Persiba Balikpapan Akui Sudah Familiar dengan Stadion Manahan, Akui Persis Solo Siap Ditumbangkan

Persiba Balikpapan Akui Sudah Familiar dengan Stadion Manahan, Akui Persis Solo Siap Ditumbangkan

Persiba Balikpapan tidak lagi asing dengan atmosfer Stadion Manahan menjelang menghadapi Persis Solo dalam lanjutan Championship 2026/2027 pada Sabtu (7/11/2026) nanti.

Jadwal Liga 2 Pekan Ke-9: Persis Solo, PSIS Semarang, Persela, PSMS, dan Persipura dapan Ujian Berat

Jadwal Liga 2 Pekan Ke-9: Persis Solo, PSIS Semarang, Persela, PSMS, dan Persipura dapan Ujian Berat

Kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia, Pegadaian Championship 2026/2027, memasuki pekan kesembilan pada Sabtu dan Minggu (7–8/11/2026). Sebanyak 10 pertandingan dari Grup A dan Grup B

Hasil Pekan Pertama I.League Cup 2026/2027: Persija Jakarta, Persis Solo, PSS, Persita dan PSIS Beda Nasib

Hasil Pekan Pertama I.League Cup 2026/2027: Persija Jakarta, Persis Solo, PSS, Persita dan PSIS Beda Nasib

Pekan pertama I.League Cup 2026/2027 menghadirkan sejumlah hasil mencolok. PSS menang 6-0, Java United 5-0, Persikad 6-2, dan Kendal menumbangkan Persebaya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer