23.7 C
Surakarta
Saturday, 28 January 2023

Pertina Berikan Penataran Pelatih 

RADARSOLO.ID – Jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2023 di Pati, Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Jawa Tengah menggelar penataran pelatih dan refreshing wasit/hakim. Acara ini rencananya akan berlangsung di salah satu hotel di Kota Solo, 1-3 Desember mendatang.

Ketua panitia penyelenggara Danang Adi Kusumo menyampaikan gelaran ini bertujuan untuk mempersiapkan pelatih dan wasit/hakim untuk pelaksanaan porprov di eks Karesidenan Pati tahun depan.

Pelatihan ini diikuti oleh 35 kabupaten/kota se-Jateng. Tepatnya ada 33 pelatih dan 17 wasit/hakim. Kegiatan ini sesuai dengan program kerja (proker) Pertina Jateng.

“Ini salah satu unsur penting untuk pembinaan. Ilmu mereka (pelatih dan wasit) perlu di­upgrade. Dari International Boxing Association (IBA), ada beberapa perubahan meskipun tidak signifikan. Tapi itu perlu dipahami oleh para pelatih maupun wasit/hakim,” ujar Danang.

Mengaca pada hasil babak Pra Porprov Jateng, pengurus Pertina merasa perlu mengevaluasi para pelatih dan wasit/hakim. Banyak yang masih kurang mengerti tentang penilaian maupun kompetisi. Maklum, sudah dua tahun kompetisi berhenti imbas pandemi Covid-19.

“Karenanya kami mencanangkan kegiatan ini. Kami ingin me-resfresh kembali pertandingan. Selain itu, kegiatan ini bagus untuk regenerasi pelatih, terutama wasit atau hakim. Sebab di Jateng masih didominasi para senior. Kami harapkan akan sesuai tujuan,” paparnya.

Jika lolos, para pelatih akan mendapat sertifikasi pelatih tingkat provinsi. Lembaran ini jadi syarat pendamping Porprov tahun depan.

Dalam kegiatan tersebut, Pertina bakal menghadirkan beberapa narasumber berkompeten. Termasuk, pengurus pusat sekaligus pelatih pemusatan pelatihan nasional (pelatnas) SEA Games. Ada juga wasit  yang sempat bertugas di Olimpiade Tokyo. Ditambah akademisi dari perguruan tinggi. “Mereka akan kami datangkan untuk acara ini,” imbuhnya.

Nantinya ada materi pemaparan secara umum. Kemudian ada perencanaan program latihan. Terutama itu teknik penilaian secara scoring system. Tak hanya secara teori, para peserta juga akan mempraktikkan secara langsung. (nis/nik)

RADARSOLO.ID – Jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2023 di Pati, Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Jawa Tengah menggelar penataran pelatih dan refreshing wasit/hakim. Acara ini rencananya akan berlangsung di salah satu hotel di Kota Solo, 1-3 Desember mendatang.

Ketua panitia penyelenggara Danang Adi Kusumo menyampaikan gelaran ini bertujuan untuk mempersiapkan pelatih dan wasit/hakim untuk pelaksanaan porprov di eks Karesidenan Pati tahun depan.

Pelatihan ini diikuti oleh 35 kabupaten/kota se-Jateng. Tepatnya ada 33 pelatih dan 17 wasit/hakim. Kegiatan ini sesuai dengan program kerja (proker) Pertina Jateng.

“Ini salah satu unsur penting untuk pembinaan. Ilmu mereka (pelatih dan wasit) perlu di­upgrade. Dari International Boxing Association (IBA), ada beberapa perubahan meskipun tidak signifikan. Tapi itu perlu dipahami oleh para pelatih maupun wasit/hakim,” ujar Danang.

Mengaca pada hasil babak Pra Porprov Jateng, pengurus Pertina merasa perlu mengevaluasi para pelatih dan wasit/hakim. Banyak yang masih kurang mengerti tentang penilaian maupun kompetisi. Maklum, sudah dua tahun kompetisi berhenti imbas pandemi Covid-19.

“Karenanya kami mencanangkan kegiatan ini. Kami ingin me-resfresh kembali pertandingan. Selain itu, kegiatan ini bagus untuk regenerasi pelatih, terutama wasit atau hakim. Sebab di Jateng masih didominasi para senior. Kami harapkan akan sesuai tujuan,” paparnya.

Jika lolos, para pelatih akan mendapat sertifikasi pelatih tingkat provinsi. Lembaran ini jadi syarat pendamping Porprov tahun depan.

Dalam kegiatan tersebut, Pertina bakal menghadirkan beberapa narasumber berkompeten. Termasuk, pengurus pusat sekaligus pelatih pemusatan pelatihan nasional (pelatnas) SEA Games. Ada juga wasit  yang sempat bertugas di Olimpiade Tokyo. Ditambah akademisi dari perguruan tinggi. “Mereka akan kami datangkan untuk acara ini,” imbuhnya.

Nantinya ada materi pemaparan secara umum. Kemudian ada perencanaan program latihan. Terutama itu teknik penilaian secara scoring system. Tak hanya secara teori, para peserta juga akan mempraktikkan secara langsung. (nis/nik)

Populer

Berita Terbaru

spot_img