Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Helsya Maeisyaroh di Timnas Wanita, El Capitano Termuda

Damianus Bram • Sabtu, 9 Juli 2022 | 16:45 WIB
CIAMIK: Aksi pemain Persi Women Helsya Maeisyaroh (kiri) saat membela timnas wanita melawan Malaysia di AFF Women’s Championship 2022 di Stadion Binan, Manila, Filipina, Rabu (6/7). (ISTIMEWA)
CIAMIK: Aksi pemain Persi Women Helsya Maeisyaroh (kiri) saat membela timnas wanita melawan Malaysia di AFF Women’s Championship 2022 di Stadion Binan, Manila, Filipina, Rabu (6/7). (ISTIMEWA)
SOLO – Tidak sia-sia Persis Women mendatangkan Helsya Maeisyaroh musim ini. Tak sekadar dipanggil timnas wanita di ajang AFF Women’s Championship 2022 di Filipina, Helsya juga didapuk sebagai kapten. Padahal, usianya masih cukup belia. Baru 17 tahun.

Helsya dipercaya pelatih timnas wanita Rudy Eka, menjadi el capitano di ajang Piala AFF. Ini merupakan penunjukan kedua bagi pemain muda terbaik Liga 1 Putri 2019 tersebut.

“Memilih Helsya sebagai kapten bukan tanpa alasan. Selain memberikan jam terbang, juga langkah regenerasi kepemimpinan. Helsya sudah pernah tampil di Piala Wanita Asia. Sudah ada pengalaman di level itu. Jadi diharapkan, jiwa kepemimpinannya terbentuk untuk timnas wanita ke depannya,” kata Rudy Eka.

Mendapat kepercayaan sebagai kapten, Helsya mengaku bersyukur. Eks pemain Persikabo dan Arema Women tersebut tidak akan menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Sekaligus menjadikan tugas baru itu sebagai sarana pembelajaran untuk menempa mental bertanding.

“Bersyukur dan tidak menyangka, saya mendapat kepercayaan dari pelatih memakai ban kapten. Dua kali secara berturut-turut. Selama berlatih dan memperkuat timnas, saya hanya fokus ke pertandingan. Karena saya punya tanggung jawab bersama teman-teman yang bertanding di lapangan,” ujar dara manis yang masih duduk di bangku SMA kelas XII ini.

Sebelum ini, Helsya pernah mencicipi ban kapten, dalam laga uji coba melawan tim putri Jawa Barat. Sebagai catatan, tim Jabar kala itu dipersiapkan untuk gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021.

“Rasanya berbeda ketika memakai ban kapten di level internasional. Rasanya tanggung jawab jadi lebih besar. Harus benar-benar mempersiapkan mental saya pribadi maupun tim secara keseluruhan. Supaya tidak mudah down ketika menghadapi pertandingan,” imbuh Helsya.

Sementara itu, di laga tersisa Helsya berharap kekuatan timnya semakin meningkat. Terutama menghadapi lawan-lawan tangguh di Grup A. terutama Australia dan Singapura.

“Siapa pun yang menjadi kapten, harus bisa menjaga mental dan semangat tim. Karena menjadi kapten, berarti mendapat kepercayaan lebih dari pelatih. Semoga timnas wanita bisa memberikan penampilan terbaik di Piala Wanita AFF tahun ini,” tandas Helsya. (nik/fer/dam) Editor : Damianus Bram
#Helsya Maeisyaroh #AFF Women’s Championship 2022 #Persis Women